Close

Gas Elipiji Meledak di Kota Padang, 4 Orang Dilarikan ke RS

PEMADAMAN— Petugas Damkar melakukan pemadaman pascameledaknya gas elpiji yang digunakan untuk memasak di warung Ayam Gepuk Pak Gembus.

PADANG, METRO–Tabung gas elpiji tiba-tiba meledak dan nyaris membakar bangunan  warung Ayam Gepuk Pak Gembus Jalan Prof Hamka, RT 01 RW 01 Kelurahan Air tawar Kecamatan Padang Utara, Sabtu malam (25/9). Namun sayangnya, dalam musibah itu, empat orang mengalami luka ba­kar.

Informasi yang dite­rima, empat orang korban tersebut terdiri dari tiga orang dewasa dan satu orang anak-anak.  Mereka dike­tahui bernama Yogi (22), Rifki (30) serta Sri Devi (29) dan anaknya Ruiqi yang masih berusia lima tahun.

Usai kejadian, keempat korban pun langsung dila­rikan ke RSUP Dr M Djamil untuk mendapat perto­longan medis. Sementara api berhasil dipadamkan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Padang sebelum api meludeskan warung kuliner tersebut.

“Pemicunya tabung gas elpiji. Selain meledak, juga menimbulkan kebakaran. Tapi, berhasil kita padam­kan sebelum api mem­be­sar. Api menghanguskan beberapa perangkat, tapi bangunan tidak, hanya ba­gian dapur. Hanya saja, empat orang mengalami luka bakar,” kata Kabid Ops Dinas Damkar Padang Bas­ril.

Basril menjelaskan, pi­hak­nya menerima laporan adanya kebakaran terse­but sekitar pukul 21.58 WIB. Laporan yang diterima, api menyala dan membakar dapur Warung Ayam Ge­puk Pak Gembus. Menda­pat laporan, 15 orang per­so­nel dan empat unit armada damkar dikerahkan.

“Sebelum tim kita tiba di lokasi, empat orang korban yang mengalami luka bakar itu sudah dilari­kan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan me­­dis,” ucap Basril.

Terpisah, Kapolsek Pa­dang Utara AKP Nahri Syukra menyampaikan, berdasarkan hasil penye­lidikan pihaknya di lokasi kejadian, penyebab keba­karan diperkirakan berasal dari kebocoran tabung gas elpiji berukuran tiga kilogram yang digunakan un­tuk memasak di dapur wa­rung Ayam Gemprek Pak Gembus.

“Namun penyebab pas­ti masih dalam p­enye­lidi­kan. Untuk total ke­rugian material kurang le­bih Rp 15 juta rupiah. Se­men­tara em­pat orang yang mengalami luka ba­kar itu kini di rawat di M Djamil Padang,” sebut Nah­ri. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top