Menu

Gara-gara Bakar Sampah, Rumah Semi Permanen Ikut Terbakar

  Dibaca : 524 kali
Gara-gara Bakar Sampah, Rumah Semi Permanen Ikut Terbakar
PADAMKAN API— Petugas Damkar memadamkan api yang membakar rumah di Gang Murai, RT 03 RW 05, Kelurahan Gurun Laweh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.

PADANG, METEO
Diduga akibat membakar sampah, satu unit rumah semi permanen di Gang Murai, RT 03 RW 05, Kelurahan Gurun Laweh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, ludes terbakar. Peristiwa itu terjadi Rabu siang (23/12) sekitar pukul 10.30 WIB.

Beruntung dalam musibah itu tidak menelan korban jiwa. Namun, api menghanguskan bangunan rumah berikut dengan perabotan dan barang berharga milik Warni (43). Kini, rumah Warni yang dijadikan pabrik pengolahan perabotan itupun tinggal puing.

Kepala Bidang Operasi Dinas Pemadam Kebakaran, Basril mengatakan, rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen. Saat kejadian, sempat membuat warga panik lantaran loksi kebakaran padat permukiman.

“Kita memadamkan api dengan sistim kombinasi. Artinya, api dipadamkan dengan cara menarik slang ke titik api lantaran akses jalan yang sempit. Apalagi warga juga sangat ramai,” kata Basril.

Basril menjelaskan, sumber air yang cukup jauh dari lokasi kejadian. Sehingga pihaknya harus menerjunkan setidaknya delapan unit armada agar stok air lebih banyak untuk memadamkan api.

“Hampir satu jam api baru bisa dipadamkan. Untuk penyebabnya kita serahkan penyelidikannya kepada Polisi, termasuk berapa kerugian yang ditumbulkan dari kebakaran ini,” ungkap Basril.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Yeni (47) mengatakan, sebelum kebakaran dirinya melihat di sekitar lokasi kejadian ada pembakaran sampah. Namun saya tidak tahu itu sampah apa, yang jelas rumah ini digunakan sebagai tempat membuat perabotan rumah tangga.

“Saat ini, api sudah dapat dipadamkan. Namun, petugas masih melakukan pendinginan di lokasi kejadian kebakaran. Tadi sempat panik melihat api yang membubung tinggi. Beruntung pemadam kebakaran cepat datang ke lokasi,” pungkasnya.

Sementara itu, saksi lainnya Novilia (39) mengatakan, ketika kebakaran, ia sedang berada di dalam rumah mendengar adanya teriakan kebakaran dari arah luar. Sehingga ia berlari keluar untuk melihat apa yang terjadi.

“Saat saya berada di luar rumah, api yang mulai membesar berasal dari rumah yang memproduksi peralatan rumah tangga dan menjalar ke rumah Warni (pemilik rumah). Selanjutnya saya memberitahukan hal tersebut ke pemilik rumah yang langsung menyelamatkan diri serta barang-barang yang bisa di selamatkan,”ujar Novilia.

Terpisah, Kapolsek Lubuk Begalung AKP Andi Parningotan Lorena mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun pihaknya memperkirakan, kerugian materil yang dialami oleh pemilik rumah mencapai Rp 200 juta.

“Lokasi telah kita amankan dengan memasang garis polisi. Kami sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan dari saksi-saksi. Kami masih mendalami penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah semi permanen tersebut,” ujar AKP Andi. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional