Menu

Gaji Tak Dibayar, Karyawan Habisi Nyawa Anak Pemilik Toko

  Dibaca : 1380 kali
Gaji Tak Dibayar, Karyawan Habisi Nyawa Anak Pemilik Toko
LPM beserta pemerintahan kelurahan rawang mengadakan syukuran bersama suksesnya acara manunggal BBGRM tahun 2021 dengan makan bajambah bersama.
icon pembunuhan

ilustrasi

PADANG, METRO–Pembunuhan sadis terjadi di Jalan Pemuda No 20, Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat, Selasa (19/1) sore. Anak Pemilik Toko Semarang Jaya ditemukan bersimbah darah di dalam tokonya, sekitar pukul 17.00 WIB. Korban dihabisi oleh karyawannya sendiri.

Pembunuhan berawal ketika terjadi perang mulut antara korban, Rita Mulyap (26), warga Tionghoa dengan pelaku, Mardiansyah Zahulu (26), warga Nias. Pelaku diketahui sudah lama memendam dendam terhadap anak bosnya itu.

Rasa kesal dan dendam muncul setelah gaji pelaku tak kunjung diberikan oleh induak samangnya itu. Sebelumnya, Senin (18/1) antara pelaku dan korban juga sudah terjadi perselisihan. Di mana, ketika korban meminta pelaku mengeluarkan sepeda motor dari toko. Namun, pelaku menolak permintaan korban.

”Kejadian berulang Selasa siang. Dari keterangan saksi mata, pelaku juga meminta gaji kepada anak pemilik toko, dan terjadi pertengkaran,” ungkap Kapolsek Padang Barat AKP Sumintak.

Saat itulah pelaku mulai kehilangan akal sehat. Kuat dugaan pelaku marah melihat anak pemilik toko. Perang mulut kembali terjadi. Tiba-tiba saja pelaku mengeluarkan pisau. Secara membabi-buta pelaku menusuk korban.
“Ada dua tusukan, di leher sebelah kiri dan tangan kiri atau di bawah ketiak. Saat itu korban langsung tak berdaya dan darah segar langsung membasahi lantai toko,” jelas Suminta.

Ketika kejadian berlangsung, menurut Sumintak, ada dua karyawan tengah bekerja di toko. Korban sempat berteriak minta tolong, namun sejumlah hujaman pisau korban yang begitu bertubi-tubi membuat korban tidak bisa bertahan. Dia pun akhirnya tersungkur berlumur darah. Melihat kondisi korban sudah tidak bernyawa, tersangka pun akhirnya melarikan diri ke salah satu Pos Polisi di Olo, Kecamatan Padang Barat. Dia menyerahkan diri.

Sementara  korban , akibatnya banyaknya darah yang  mengucur dia pun menghembuskan napas terakhir saat dilarikan ke rumah sakit. “Saat kejadian, ketika itu kedua karyawan tak bisa mencegah aksi brutal pelaku kepada korban,” ungkap Sumintak.

Dijelaskan Sumintak, setelah di Pos Polisi pelaku mengaku sudah menusuk korban. Petugas akhirnya mengamankan pelaku ke Mapolsek Padang Barat.

“Kami masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap penusukan yang dilakukan pelaku terhadap anak pemilik toko. Belum diketahui dari mana pelaku mendapatkan pisau. Apakah memang sudah dipersiapkan dari rumah atah bagaimana,” jelas Sumintak. (cr13)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional