Menu

Gagal Beraksi, 2 Perampok Nasabah Bank Dihajar Massa

  Dibaca : 676 kali
Gagal Beraksi, 2 Perampok Nasabah Bank Dihajar Massa
PEMRAMPOK DITANGKAP— Perampok nasabah bank asasl Palembang berinisial BI dan FT ditangkap lalu dihajar warga di Nagari Saruaso, Tanjung Emas, Tanahdatar hingga babak belur.

TANAHDATAR, METRO
Komplotan perampok nasabah bank lintas provinsi yang beraksi dengan modus membocorkan ban mobil ditangkap warga bersama korbannya di jalan raya Silambiak Jorong Saruaso Utara, Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Tanah Datar, Rabu (15/4) sekira pukul 15.15 WIB.

Aksi kedua perampok berinisial BI (32) dan FT (35) yang merupakan warga Lubuk Linggau, Palembang yang berusaha merampok uang pasangan suami isteri yang baru mengambil uang dari bank berhasil digagalkan oleh korban yang berusaha melawan.

Untungnya korban berhasil mencekik salah satu pelaku yang berboncengan sepeda motor bersama rekannya. Alhasil, kedua pelaku pun langsung tersungkur dari sepeda motornya. Saat itu juga warga yang melihat korban bertarung dengan perampok langsung berdatangan dan menangkap kedua pelaku lalu menghajarnya.

Kasat Reskrim Polres Tanah Datar AKP Purwanto mengatakan kejadian berawal ketika korban (42) bersama istrinya Ade Eka Putri (37) pulang mengambil uang sebesar Rp 41 juta dari Bank di Batusangkar menggunakan mobil pikap BA 8728 EN. Uang tersebut disimpan dalam tas istrinya dan diletakkan di bagian bawah kaki penumpang.

“Mereka berangkat ke Pasar Batusangkar untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Di tengah perjalanan, ban mobilnya bagian belakang bocor. Setelah mengganti ban mobilnya, mereka kembali melanjutkan perjalanan. Saat itu korban pergi menambal ban mobilnya di pincuran tujuh, setelah selesai menambal ban korban Zulhefi kembali ke pasar Batusangkar untuk menjemput istrinya yang sudah duluan ke pasa,” kata AKP Purwanto.

AKP Purwanto menambahkan, dari pasar, korban bersama istrinya melanjutkan perjalanan menuju pulang ke Padang Ganting. Sesampainya di perumahan PJP Bukiti Gombak mobil korban dipepet dan dihalangi oleh dua orang yang tak dikenal dengan mengendarai motor beat BM 4566 KY namun tak dihiraukan. Setibanya di Pasar Nagari Saruaso korban kembali berhenti untuk membeli sesuatu, saat itu korban melihat dua orang yang memepet mobilnya mendekat bagian belakang mobil.

“Korban sama sekali tak merasa curiga, kemudian kembali melanjutkan perjalanan dan terus dibuntuti oleh kedua tersangka. Diperjalanan korban kembali merasakan ban balakang mengalami bocor, lalu ia berusaha mengganti ban didepan Icha Mart Simpang Silambiak, Nagari Saruaso, sementara istri korban masuk ke dalam untuk membeli susu anaknya dengan meninggalkan tas yang berisi uang dalam mobil,” jelas AKP Purwanto.

Ketika korban mengganti ban itulah, AKP Purwanto menjelaskan, korban melihat orang yang tak dikenal membuka pintu sebelah kiri lalu mengambil tas yang berisi uang senilai 41 juta. Korban langsung keluar dari kolong mobil dan berusaha menangkap orang yang tak dikenal itu.

“Orang yang tak dikenal itu berusaha kabur dengan motor BeAT yang dikendarai rekannya. Namun, korban berhasil merangkul leher orang itu dan terjatuh ke aspal. Saat itu juga korban berteriak sehingga masyarakat sekitar ramai berdatangan membantu korban,” ungkap AKP Purwanto.

AKP Purwanto menuturkan, ratusan masyarakat mengejar perampok dan salah seorang perampok membuang tas yang dirampoknya. Masyarakat terus berupaya mengejar hingga salah seorang berhasil dibekuk masyarakat dan dihajar beramai ramai.

“Mendapat infromasi itu, kita langsung datang ke lokasi mencari satu pelaku lain. Tak lama berselang di tempat terpisah, seorang perampok lainnya juga berhasil dibekuk saat bersembunyi dalam semak semak. Kedua perampok lintas provinsi ini pun kemudian kita bawwa ke Polres,” ujar AKP Purwanto.

AKP Purwanto menambahkan, dari hasil pemeriksaan, pelaku menang telah menggambar pergerakan pelaku sejak dari bank. Selain itu, pihaknya masih akan terus melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap dimana saja pelaku melakukan perbuatannya.

“Kedua perampok itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman sembilan tahun penjara karena telah melanggar pasal 365 Yo Pasal 363 KUHPidana,” pungkasnya. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional