Menu

Frustasi, Pria Lajang Gantung Diri di Dapur

  Dibaca : 303 kali
Frustasi, Pria Lajang Gantung Diri di Dapur
ILUSTRASI

PADANG, METRO – Entah apa yang ada di benak pemuda lajang ini. Dia nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di kosen dapur rumahnya. Peristiwa itu terjadi di Limau Manis, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Senin (6/8) sekitar pukul 05.00 WIB.

Tak ayal, warga setempat heboh dengan ditemukannya korban, Riyadi (31) dalam kondisi sudah meninggal dunia. Pada lehernya terlilit tali yang diikatkannya ke kayu kosen.

Peristiwa itu diketahui berawal ketika kakak korban Vivi (34) terbangun dari tidurnya. Ketika menuju kamar mandi, Vivi terperanjat karena melihat adiknya sudah tergantung tegang tak berdaya.

Vivi berteriak sehingga ibu beserta abang dan adiknya terbangun. Mereka berlari ke dapur. Saat dicek, ternyata korban sudah meninggal dunia. Karena merasa tidak tega, abang korban menurunkan korban dengan cara memutus tali yang melilit di leher korban.

Setelah itu, jasad korban dibawa ke dalam rumah dan ditaruh di tempat tidur. Abang korban kemudian memberitahukan kepada ketua RT setempat. Ketua RT bersama dengan warga setempat berdatangan ke lokasi ingin memastikan kejadian.

Dipastikan korban meninggal dunia, Ketua RT melaporkan kejadian itu ke Polsek Pauh. Tak lama berselang, personel Polsek Pauh tiba ke lokasi melakukan olah TKP dan identifikasi. Jasad korban divisum di rumah oleh dokter Puskesmas.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan melalui Kapolsek Pauh Kompol Azhari menyebut, saat dilakukan olah TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka aniaya.

“Korban bunuh diri menggunakan tali dan ditemukan dalam kondisi sudah tewas tergantung di kosen pintu dapur. Untuk penyebabnya masih kita dalami. Dugaan sementara, korban frustasi,” kata Azhari.

Azhari menambahkan saat polisi tiba di lokasi, jasad korban sudah dipindahkan ke tempat tidur. Keluarga emutus tali karena merasa tidak tega dan kasihan. Terhadap jasad korban tetap dilakukan visum luar untuk memastikan ada atau tidaknya luka aniaya.

“Keluarga korban menolak autopsi pada jasad korban. Tapi, kita tetap melakukan visum luar dengan mendatangkan dokter dari Puskesmas. Hasil pemeriksaan mereka, dinyatakan korban tidak mengalami luka aniaya dan murni bunuh diri,” pungkasnya. (rg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional