Close

Fraksi Berkarya NasDem Desak 2 Partai Pengusung, Helmi: Kursi Wawako Lama Kosong, Opini Negatif Warga bisa Terbentuk

Ketua Fraksi Persatuan Berkarya NasDem DPRD Kota Padang, Helmi Moesim.

SAWAHAN, METRO–Ketua Fraksi Persatuan Berkarya NasDem DPRD Kota Padang, Helmi Moesim, mendesak partai pengusung pemenang Wako dan Wawako Padang untuk mengirimkan nama- nama untuk mengisi keko­songan wakil wali kota yang susah beberapa bulan ko­song.

“Kita berdoa, mudah- mudahan yang kita pilih, pasti yang terbaik. Bisa bersinergi dengan Walikota Padang,” ujar Helmi Moe­sim, Senin (2/8).

Ia mempertanyakan keseriusan partai pengu­sung Mahyeldi  Hendri Septa dalam Pilkada Kota Padang 2018 yakni PKS dan PAN. Kosongnya kur­si wakil wali kota, maka pelayanan kepada ma­syarakat secara otomatis akan terganggu. Hal ini merujuk pada tugas wakil wali kota yang meru­pa­kan pengawas dan pem­beri masukan untuk setiap ke­bi­jakan walikota.

“Kita semua sadar, wali kota juga manusia, bukan robot. Pasti butuh diawasi dan diberi masukan untuk menjalankan roda peme­rintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Apa­lagi tantangan saat ini sa­ngat berat seperti pandemi Covid-19 sekarang ini. Ti­dak tahu kapan ber­akhir­nya. Jadi akan lebih baik partai pengusung untuk kembali serius membahas siapa yang akan mengisi kursi wakil wali kota,” ujar­nya.

Menurutnya, ini meru­pakan hak anggota DPRD diatur dalam peraturan pe­merintah nomor 12 tahun 2018 dan juga tata tertib DPRD. Untuk mengisi keko­songan sisa periode harus pakai wakil wali kota.

“Baik pengurus partai ataupun anggota legislatif dari PKS dan PAN. Seriuslah untuk persoalan ini. Kela­maan kosong, masyarakat juga yang akan rugi,” pa­par­nya.

Ia juga mengatakan dengan lamanya keko­songan kursi wakil wali kota ini, terbentuk opini negatif di masyarakat ter­hadap DPRD. Padahal me­kanisme awal penunjukan siapa yang mengisi kursi wakil wali kota harus dari partai pengusung terlebih dahulu.

“Mekanisme awal mu­lai dari DPP, DPW dan DPD PKS maupun PAN mengu­sulkan nama calon ke wali kota belum selesai. Bagai­mana DPRD bisa mem­proses. Sedangkan masya­rakat sudah terlanjur ber­opini negatif kepada kami akibat lamanya keko­so­ngan kursi wakil wali kota ini,” ungkapnya.

Jika partai pengusung sudah menetapkan nama-nama calon, mereka akan memberikan nama ke wali kota. Setelah itu wali kota memberikan ke DPRD. Baru­lah nantinya DPRD mem­bentuk panitia khusus yang bekerja selama satu bulan lamanya untuk finishing siapa wakil wali kota.

“Seperti membuat gu­lai dagingnya mana, kela­pa­nya mana dan lain seba­gainya itu belum sampai ke DPRD Kota Padang,” ujar Helmi.

Sebagaimana diketa­hui, Ketua DPW PAN Sum­bar, Indra Dt Rajo Lelo me­nyampaikan hingga detik ini DPP PAN belum mene­tap­kan satu nama untuk men­jadi Wawako dari 2 nama yang dikirim. Untuk dike­tahui DPW telah me­ngu­sulkan dua nama, yakni Elkos Albar dan Amril Amin.

Namun sampai seka­rang rekomendasi pusat belum juga turun. DPW pun berharap segera dikirim, agar siapa penghuni kursi BA 2 A jelas dan keko­songan tak lama terjadi.

Sementara Ketua MPW DPTD PKS Padang, Arnedi Yarmen menyam­paikan DPTD PKS Padang juga telah mengirim dua nama ke DPP PKS diant­ara­nya Muharlion dan Mulyadi Muslim.

“Kita tentu menanti re­k­o­mendasi DPP terkait Ca­wawako yang dipilih,” kata Arnedi.

Ia menyampaikan, dua nama yang dikirim itu so­sok yang berpengalaman dan cukup dikenal warga. Mul­yadi Muslim meru­pa­kan tokoh masyarakat de­ngan berbagai penga­la­man dan peran yang tak dira­gukan lagi. Di antara kiprahnya antara lain, se­bagai Se­kretaris MUI Kota Padang, Sekum IPSI kota Padang, dan menjadi ‘ta­ngan kanan’ Mahyeldi da­lam mem­ba­ngun ker­ja­sama dengan ne­gara Ti­mur Tengah, saat menja­bat sebagai Walikota Pa­dang.

Sementara itu Muhar­lion, merupakan politisi PKS yang sudah malang melin­tang mem­per­juang­kan ma­s­yarakat. Ia telah diper­caya oleh ma­sya­rakat un­tuk mem­per­juang­kan aspi­rasi mereka di DPRD Kota Padang se­jak 2009 lalu.

Diketahui, setelah dilan­tiknya Hendri Septa men­jadi Walikota Padang 7 April 2021, jabatan Wakil Walikota yang diem­ban­nya sejak tahun 2018 ko­song. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top