Close

FKS Pelajari Program Kota Sehat Padangpanjang

orum Kota Sehat (FKS) Bukittinggi kunjungi Kota Padangpanjang, dalam mempelajari kiat mewujudkan Kota Sehat. Rombongan diterima di ruangan aula Dinas Kesehatan Kota Padangpanjang, Kamis (24/11).

BUKITTINGGI, METRO–Forum Kota Sehat (FKS) Bukittinggi kunjungi Kota Padangpanjang, dalam mempelajari kiat mewujudkan Kota Sehat. Rombongan diterima di rua­ngan aula Dinas Kesehatan Kota Padangpanjang, Kamis (24/11). Wakil Ketua FKS Bukittinggi Ali Rahman menyampaikan, Kota Padang Panjang menjadi satu satunya daerah di Sumbar yang meraih penghargaan S­was­ti Saba Wistara ke 6 tahun 2021 ini. Sementara, Bukittinggi belum berhasil lolos verifikasi tahun ini dan akan berupaya pada tahun 2023 nanto kembali meraih prestasi kota sehat.

“Kami tentunya sangat berharap kiat kiat dari Kota Padang­panjang, untuk dapat diterapkan juga di Bukittinggi, agar terwujud warga dan lingkungan yang sehat, bersih, aman dan nyaman untuk dikunjungi. Semen­tara, kami dari FKS Bukittinggi saat ini juga tengah melakukan pembinaan mulai dari tingkat kelurahan,” ungkap Ali Rahman.

Kadis Kesehatan Bukittinggi melalui Kabid Kesmas dan P2P Eka Budi Satria, mengapresiasi penerimaan Pemko Padangpanjang terhadap kunjungan kerja FKS Bukittinggi. Banyak hal yang dapat dipelajari dari Padangpanjang, sebagai langkah serius Bukittinggi untuk mewujudkan kota dan masya­rakat sehat.

“Padangpanjang ini sudah viral secara nasional dengan segudang prestasi. Khusus untuk FKS, Padangpanjang menjadi satu satunya di Sumbar yang mendapat penghargaan kota sehat tahun ini. Kemudian untuk penanganan Covid-19, Padangpanjang juga menjadi yang terbaik. Untuk itu, dalam mencapai tujuan kota sehat, kami dari Bukittinggi melakukan kaji banding ke Kota Padangpanjang,” jelas Eka.

Ketua FKS Bukittinggi Yanto, menjelaskan, ada beberapa hal yang harus digarisbawahi terkait upaya program kota sehat. Dimana, karena persoalan itu, menjadi kendala dalam mewujudkan kota sehat. “Persoalan utama, adanya pengurus forum, terlibat politik praktis. Kami mengusulkan jangan ada lagi kedepannya seperti itu. Selanjutnya, upayakan bagaimana terjalinnya sinergisitas dengan program pemerintah,” jelas Yanto.

Selanjutnya, Yanto me­nyam­paikan, untuk verifikasi, FKS Padang Panjang, membuat penyusunan dokumen dengan menyertakan inovasi, penjabaran per indikator serta menyertakan data pendukung. “Kami buat seperti itu, agar tim verifikasi mendapat penjelasan yang sejelas jelasnya dalam melakukan penilaian. Mungkin ini bisa menjadi bahan juga untuk Bukittinggi kedepan,” ung­kap Yanto.

Kadis Kesehatan Kota Pa­dang­panjang melalui Sekreta­ris, Faizah, menyampaikan, Kota Padangpanjang terus berbenah dan berupaya mewujudkan ko­ta dan masyarakat sehat. Hingga tahun 2021 ini, Kota Padangpanjang telah meraih penghargaan Swasti Saba Wis­tara ke 6.

“Kami merasa tersanjung didatangi FKS Bukittinggi. Sebenarnya Padangpanjang dan Bukittinggi juga tidak jauh berbeda. Ke depan, ada beberapa template yang dibuat oleh Pa­dangpanjang, yang akan menjadi acuan baku bagi Provinsi Sumatera Barat. Sehingga ini bisa kita gunakan bersama dalam menghadapi verifikasi 2023 mendatang,” ungkap Fai­zah. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top