Menu

FKAN  Gelar Volly Ball Legend se-Sumbar

  Dibaca : 96 kali
FKAN  Gelar Volly Ball Legend se-Sumbar
REUNI—Para atlet bola voli yang pernah berjaya era tahun 1980-1n dan 1990-an bereuni dengan agneda Legend Vollyball se Sumbar di lapangan Medan Nan Bapaneh Kantor KAN Pauh IX Kuranji.

PADANG,METRO–FKAN Pauh IX Kuranji gelar silaturahmi Legend Voly Ball se-Sumbar di Medan Nan Bapaneh Kantor KAN Pauh IX Kuranji Kota Padang, Sabtu (4/9).

Panpel Legend Vollball FKAN Pauh IX Kuranji Kota Padang Erman Jamal Malin Marajo mengatakan, kegiatan ini bagian dari mening­katkan silaturahmi dan reuni antar pemain vollyball yang cukup ber­talenta di Sumbar selama ini.

“Kemudian untuk meng­gai­rah­kan cabang olahraga (Cabor) bola voli kembali di tengah tengah masyarakat khususnya di Kota Padang dan Sumbar umumnya,” ujar Erman.

Dikatakan Erman, juga untuk memotivasi generasi muda di Pauh IX Kota Padang untuk mencintai kembali. Mudah mudahan bisa meningkatkan prestasi Cabor bola voli Kota Padang ke depan. Legend ini diikuti tim legenda dari Pasaman, Agam dan Payakumbuh serta Kota Padang. Mereka pada umum sudah berumur di atas 50 tahu ke atas.

Ketua KAN Pauh IX Kuranji Kota Padang Suardi Dt Rj Bujang menga­takan, kegiatan ini merupakan agenda yang positif untuk me­motivasi anak nagari untuk meng­giatkan Cabor bola voli ini.” Se­hingga bisa meningkatkan prestasi olahraga bola voli, maka untuk itu kami terus mendorong kegiatan ini,” ujar Suardi.

Dalam kesempatan itu Pangulu Koto Nan Batujuh Syafriadi Dt Rj Ibrahim ninik mamak yang duduk pengrus KAN Pauh IX juga ikut membantu kegiatan ini dengan lima bola serta nernya kepada panitia Vollyball Legend se Sumbar.

Ketua FKAN Pauh IX Kuranji Kota Padang Evi Yandri Rj Budiman mengatakan, kegiatan ini bagian dari untuk meningkatkan imun tubuh dalam pusaran pandemi Covid-19 ini. Selaiin itu juga men­dukung program pemerintah dalam menekan penyebaran virus corona. “Tentu kegiatan ini kita sesuaikan dengan protokoler kesehatan ka­rena masih kita masih dalam kondisi PPKM,” ujar Evi.

Dikatakan Evi, kondisi sekarang dengan dulu di era tahun 1980 – an jauh beda sekali soal perkem­bangan Cabor bola voli ini. Dulu, setiap RW ada lapangan bola voli, namun sekarang setiap kelurahan boleh dikatakan nyaris tidak ada lapangan bola voli. Kalau pun ada di setiap kelurahan akan tetapi, tidak aktif.  “Jika melihat ke be­lakang, setiap sore lapangan bola voli selalu diramaikan generasi muda dengan latihan bola voli,”  kata Evi. (boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional