Menu

FGD Lantamal II, Stimulus Pelaku Usaha Keramba Jaring Apung Ikan Kerapu di Pesisir Wilayah Sumatera Barat

  Dibaca : 43 kali
FGD Lantamal II, Stimulus Pelaku Usaha Keramba Jaring Apung Ikan Kerapu di Pesisir Wilayah Sumatera Barat
PENJELASAN—Danlanatamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto memberikan penjelasan pada wartawan tentang kegiatan FGD.

PADANG, METRO–Guna meningkatkan ke­sejahteraan masyarakat pesisir di wilayah Sumatera Barat (Sumbar), Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) Laksamana Pertama TNI Hargian­to.­S.E.,M.M.,M.Si (Han), me­ngadakan Focus Group Discussion (FGD) Jumat (28/5) lalu.

FGD yang mempunyai Tema “ Pemberdayaan Potensi Budidaya Jaring Apung Ikan Kerapu  Dalam Pelaksanaan Program Kam­pung Bahari Nusantara Gu­na Meningkatkan Kese­jahteraan Masyarakat Pe­sisir Di Wilayah Sumatera Barat”.  FGD yang dihadiri Laksamana Madya TNI DR. IR. Harjo Susmoro. S.Sos., S.H.,M.H.,M.Tr (Han), sehari hari merupakan Ses­jen Wantanas, DR Adrianof Caniago, Gubernur Sum­bar di wakili Kadisperi­kanan Provinsi, Polda Sum­bar, Korem 032/WBR, Let­kol Purn DR Fauzi Bahar mantan Walikota, para akademisi, BUMN, pelaku usaha dan perwakilan para Mahasiswa,

Acara FGD yang diga­gas Danlantamal ini juga menghadirkan tiga nara­sumber dari Akademisi, Steakhoulder dan Pengu­saha muda. Kepala Dinas Perikanan Provinsi Sumbar Bapak Ir Yosmeri. Ketua Jurusan Budidaya Perairan  Universitas Bung Hatta, Dr. Ir. Usman Bulanin, M.Sc. dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Ketua HIPMI Sumbar Ba­pak Brian Putra Bastara

Lantamal II hadir Wa­dan­lantamal Kolonel Ma­rinir Freddy JH Par­dosi.­S.E.,S.H.,M.M. para PJU dan Kasatker. Kegiatan yang di laksanakan di ge­dung Nanggala Markas Komando (Mako) Lanta­mal II jalan Bukit Peti Peti Teluk Bayur Padang.

“Kegiatan ini meru­pa­kan berkaitan dengan Kam­pung Bahari Nusan­tara yang akan di lounching di bulan Juli depan. Di Kampung Bahari Nusan­tara nanti ada beberapa kegiatan yang akan dilak­sanakan antara lain, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan cluster ekonomi termasuk ke­ram­ba apung jaring ikan kerapu. Cluster sosial beru­pa khitanan massal bagi anak anak di daerah Sungai Pisang. Pelatihan selam bagi pemuda sekitar, yang meru­pakan cluster olah raga perairan,” sebut Har­gianto.

Ikan kerapu dipilih da­lam budidaya ini, kata Har­gian­to, karena menjanjikan ditinjau dari sudut ekono­minya. Kita memiliki wila­yah perairan yang cocok untuk pemeliharaan dan budidaya ikan kerapu.

Kegiatan ini tetap me­ne­rapkan protokol Covid-19 dengan menggunakan masker menjaga jarak dan panitia juga menyiapkan hand sanitizer di masing masing meja. (ped)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional