Close

FGD Bahas RDTR, Pengembangan Geopark Ngarai Sianok-Maninjau

PEMBUKAAN FGD— Bupati Agam Andri Warman membuka FGD tentang lima ekspose akhir materi dan Ranperbup serta pembahasan penjaminan kualitas KLHS RDTR dan arahan prioritas nasional di Geopark Ngarai Sianok-Maninjau, di Aula Hotel The Balcone, Tilatang Kamang, Senin (21/11).

AGAM, METRO–Bupati Agam Dr H Andri Warman membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang lima ekspose akhir materi dan Ranperbup serta pembahasan penjaminan kualitas KLHS RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) dan arahan prioritas nasional di Geopark Ngarai Sianok-Maninjau, di Aula Hotel The Balcone, Tilatang Kamang, Senin (21/11).

Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua DPRD Agam Novi Irwan, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Erniwati, kepala OPD terkait dan Camat Matur. Pada acara tersebut juga diserahkan Penyusunan Matek dan Ranperbup RDTR di Geopark Ngarai Sianok  Maninjau.

Dalam sambutannya Bupati Agam mengucapkan terima kasih kepada Dirjen Tata Ruang karena terlaksananya FGD ini.

“Semoga RDTR Geopark Ngarai Sianok-Maninjau bisa menjadi instrumen untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menjadi pilot project untuk RDTR berbasis OSS di Kabupaten Agam,” ujarnya.

Dikatakan, RDTR merupakan alat pengendali pemanfaatan ruang, dalam implementasi rencana tata ruang.  Selain  itu, kawasan Geopark Ngarai Sianok- Maninjau memiliki potensi sangat besar. Maka pengembangannya harus memiliki instrumen yang terperinci agar memberikan manfaat besar bagi masyarakat Agam.

“Melalui penataan ruang, keberadaan Geopark ini diharapkan mampu mengayomi pemanfaatan ruang bagi Geodiversity, Biodiversity, Cultural Diversity, maupun pengembangan ekonomi masyarakat lokal, khususnya di Kecamatan Matur,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasubdit Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Sosial Budaya Kementerian ATR / Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Yusmi Pranawati mengatakan, Pemkab Agam dalam RDTR pengembangan Geopark Ngarai Sianok  Maninjau harus memenuhi 20 persen ruas yang direncanakan sesuai prioritas nasional termasuk disesuaikan dengan SK Kementerian Kehutanan RI.

Ditambahkan, Geopark Ngarai Sianok   Maninjau merupakan sesuatu yang unik dan RDTR dilakukan di seluruh Indonesia berjumlah 120 RDTR termasuk di Geopark Ngarai Sianok  Maninjau.

Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan itu dari Kementerian ATR/Badan Pertanahan Nasional RI, tim Konsultan PT Intermitra Vertikal Selaras. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top