Menu

Festival Pesona Minangkabau Digelar Awal Desember

  Dibaca : 771 kali
Festival Pesona Minangkabau Digelar Awal Desember
Tudung saji dalam festival tahun 2017. ( Foto via ANTARA/Muhammad Arif Pribadi/

TANAHDATAR, METRO – Kabupaten Tanahdatar baralek gadang, iven besar di Luhak Nan Tuo, Festival Pesona Minangkabau (FPM) 2019 bakal segera digelar pemerintah daerah pada tanggal 4-8 Desember 2019 mendatang. Direncanakan beberapa tempat menjadi pusat lokasi penyelenggaraan acara tersebut, yakni Istano Basa Pagaruyung, Lapangan Cindua Mato, Hotel Emersia dan Gedung Maharajo Dirajo.

FPM kebanggaan Tanahdatar ini pun sudah ditetapkan sebagai satu satu 100 Wonderful Calender of Event oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dalam 2 tahun terakhir.

Menurut Kadis Parpora Abdul Hakim usai rapat persiapan FPM 2019 minggu kemaren, setidaknya ada 16 kegiatan menyemarakkan iven tahun ini, di antaranya pawai budaya, arakan jamba, makan bajamba, pemecahan rekor MURI,Pagaruyung Expo, pagelaran seni spesifik Minangkabau, pagelaran seni budaya Melayu, Festival Matrilenial, Pameran Foto Pesona Wisata dan Budaya Tanah Datar, Kampung Kopi, Dialog Budaya, Pacu Jawi,Pasar Van der Capellen, Tanah Datar Tourism Award, Pemilihan Media Tradisional serta ada hiburan artis Minang.

Secara rinci Abdul Hakim jelaskan kegiatan yang berlangsung pada pembukaan tanggal 4 Desember 2019 di Istano Basa Pagaruyung, berupa pawai budaya diikuti oleh peserta dari seluruh nagari Tanah Datar, kabupaten/kota se-Sumbar, Riau, Bengkulu dan Malaysia, arakan jamba dan dilanjutkan makan bajamba sebagai tradisi budaya Minangkabau serta pemecahan Rekor MURI berupa atraksi talempong pacik oleh anak Tanah Datar.

“Rekor MURI yang dicatat tahun 2017 lalu arakan 1.111 arakan jamba, tahun 2018 lalu minum kawa daun dengan 4.000 tempurung serta tahun ini direncanakan 2.000 anak akan memainkan talempong pacik,” sampai Hakim.

Selama penyelenggaraan FPM, di Istano Basa Pagaruyung siang sampai malam akan tampil secara bergantian pagelaran seni budaya Minangkabau dan Melayu oleh sanggar seni Tanah Datar dan peserta dari Riau, Bengkulu dan negara Jiran Malaysia.

Untuk di Gedung Nasional akan dilaksanakan Festival Matrilinial dan Pameran Benda-benda pusaka .(ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional