Menu

Festival Film Dokumenter Sumbar Tahun 2021 Bakal Diluncurkan

  Dibaca : 92 kali
Festival Film Dokumenter Sumbar Tahun 2021 Bakal Diluncurkan
LUNCURKAN—Asisten III, Bidang Administrasi Umum dan Kesra, Setdaprov Sumbar, Nasir Ahmad bersama Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Gemala Ranti meluncurkan Festival Film Dokumenter Sumbar bertajuk Dokufes 2021, Selasa (30/3) di Gedung Kebudayaan Sumbar.

PADANG, METRO
Festival Film Dokumenter Sumbar bertajuk Dokufes 2021, resmi diluncurkan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, Selasa (30/3) di Gedung Kebudayaan Provinsi Sumbar. Pada kesempatan peluncuran tersebut, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah melalui testimoninya mengajak para sineas untuk berpartisipasi meramaikan festival ini, dengan mengirimkan karya film-nya, bertepatan dengan peringatan Hari Film Nasional ke-71.

“Saya mengimbau kepada seluruh sineas dan komunitas film untuk berpartisipasi dalam Dokufes 2021, sebagai salah satu ruang film dokumenter yang ada di Sumbar dengan tema kepahlawanan kebudayaan,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi juga mengajak tidak hanya sineas saja, tetapi juga berbagai pihak, agar bersama-sama memajukan film Indonesia, sekaligus memaknai Hari Film Nasional ke-71. “Selamat Hari Film Nasional. Salam budaya,” tutup Mahyeldi Ansharullah.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Gemala Ranti mengatakan, Festival Film Dokumenter Sumbar digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kreativitas para pembuat film dan komunitas film di provinsi ini dan Indonesia pada umumnya.

“Festival Film Dokumenter ini sebagai media apresiasi, edukasi dan pengarsipan budaya, yang merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan ketahanan budaya,” kata Gemala Ranti.

Festival ini dilaksanakan pertama kali di Sumbar. Kegiatan ini sesuai visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar. Di mana pada program 100 hari kerjanya, salah satunya memberikan apreasi kepada seniman film.

Adanya festival ini, dapat memberikan kesempatan bagi pembuat dan komunitas film untuk dapat berekspresi, berkreasi dan berkarya dalam bidang seni perfilman.

Karya film dokumenter menurutnya, akan menjadi solusi dari persoalan saat ini, serta program pemerintahan. Karena terkait dengan informasi dalam berbagai hal. Seperti, persoalan pendidikan, seni dan budaya, kearifan lokal dan sebagainya.

Menurut Gemala Ranti, film dokumenter di Indonesia kini berkembang baik. Sehingga berfungsi sebagai media promosi bagi program-program pemerintah serta mengedukasi masyarakat mengenai informasi-informasi baru.

Semakin majunya tekhnologi, film dokumenter pun semakin banyak diminati oleh personal bahkan kelompok. Selain itu, film dapat memberikan penjelasan informasi dan pengetahuan terkait topic yang diulas secara detail dan rinci.

Gemala Ranti menambahkan, tema “Pahlawan Kebudayaan” pada Dokufes Tahun 2021 menceritakan realita seseorang atau kelompok yang selama ini ebruat untuk masyarakat banyak dalam mewujudkan ketahanan budaya atau melestarikan kebudayaan. Bagi pemenang terbaik dalam festival yang memiliki tagline “Your Identity, Your Glory” itu akan ditayangkan pada Hari Jadi Provinsi Sumbar tanggal 1 Oktober 2021 nanti.

Sementara, Asisten III, Bidang Administrasi Umum dan Kesra, Setdaprov Sumbar, Nasir Ahmad yang mewakili Gubernur Sumbar meluncurkan festival tersebut mengatakan, melalui festival ini sineas di Sumbar dapat membentuk dan membangun iklim perfilman yang kompetitif dan berbudaya, serta memberikan dampak kepada pelaku dan masyarakat dalam peningkatan ekonomi dan kesejahteraan.

Film dokumenter memiliki kekuatan yang unik. Karena menyajikan fakta dari realitas yang terjadi di tengah masyarakat dan dapat merepresentasikan realitas secara kreatif.

Menurutnya, Film dokumenter yang bertemakan kebudayaan masih belum banyak digali dan dijadikan karya dikumenter. Padahal, begitu banyak cerita dan aktivitas budaya yang dapat digali di Sumbar ini. “Industri perfilman khususnya Film dokumenter merupakan salah satu industry yang sedang berkembang dan menjadi media yang mengispirasi banyak pihak,” ujarnya.

Pada kesempatan peluncuran festival tersebut, juga diputarkan film berjudul “Amak” karya Ella Angel, yang juga Direktur festival Dokufes 2021. Selain testimony dari Gubernur Sumbar, juga ditampilkan testimony dari wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, Sutradara Muda, Arief Malin Mudo, dan Heidy Hernia Ismail, yang merupakan putri dari Tokoh Sutradara Film dari Sumbar, Usmar Ismail. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional