Menu

Ferizal Ridwan: Datang Nampak Muko, Pulang Nampak Pungguang

  Dibaca : 128 kali
Ferizal Ridwan: Datang Nampak Muko, Pulang Nampak Pungguang
SAMPAIKAN—Ferizal Ridwan menyampaikan permohonan maaf kepada kawan-kawan wartawan selama menjabat Wakil Bupati Limapuluh Kota.

LIMAPULUH KOTA, METRO
Tidak banyak yang berobah dari mantan Wakil Bupati Ferizal Ridwan setelah tidak lagi menjabat. Silaturahmi dengan masyarakat, wartawan tetap menjadi nomor Satu bagi mantan orang nomor Dua di Luak Nan Bungsu itu.

Jumat (19/2), bak petuah, bapoilah, batinggalah. Poi nampak muko, pulang nampak pungguang. Itulah yang dilakukan Ferizal Ridwan, pamit kepada Wartawan yang selama ini ikut membantu memberitakan program-program kerja selama ia mendampingi Bupati Irfendi Arbi.

Silaturahmi dengan makan bersama puluhan wartawan yang bertugas di Luak Limapuluh (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.red) di salah satu rumah makan di Kawasan Limbukan Kecamatan Payakumbuh Selatan.

Kepada wartawan yang hadir, Mantan anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota itu mohon diri dan mengucapkan banyak terima kasih. Ia juga berharap silaturahmi dengan wartawan tetap terjaga kedepannya.”Terima kasih untuk bantuan dan kerjasama kawan-kawan wartawan selama ini. Mudah-mudahan kedepan silaturahmi kita tetap terjaga,” ucapnya.

Ferizal Ridwan selama ini dikenal sebagai pemimpin yang berani, selain aktif membebaskan warga Limapuluh Kota yang terpaksa dipasung/dikurung pihak keluarga karena mengalami gangguan jiwa, ia juga kerap membantu warga yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Selain itu, Buya yang cukup menasional adalah saat ia memindahkan Makam Tan Malaka dari Selopanggung-Jawa Timur ke Kampung Halamannya di Nagari Pandam Gadang Kecamatan Suliki Kabupaten Limapuluh Kota. Meski saat itu banyak muncul perbedaan pendapat, namun akhirnya banyak pihak juga yang angkat topi dengan langkah hebat Buya Ferizal Ridwan.

Tak hanya itu, Ferizal juga kerap membantu masyarakat mengirimkan warga yang mengalami gangguan kejiwaan untuk mengikuti pembekalan ketrampilan setelah selesai menjalani pengobatan.

Kedepan, menurut mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Limapuluh Kota itu ia akan “istirahat” dalam berpolitik sampai Tiga Tahun kedepan. Dan lebih banyak untuk melakukan kegiatan sosial. Serta akan terus memperjuangkan konpensasi sebagai daerah basis PDRI bersama YPP PDRI..

“Untuk sementara kita istirahat berpolitik hingga 2023 nanti, setelah tak lagi di pemerintahan kami membuka Posko Sosial untuk membantu berbagai persoalan yang muncul di tengah-tengah masyarakat. Dan insyaAlloh kita akan terus perjuangkan konpensasi daerah basis PDRI bersama YPP PDRI,” tuturnya.

Di Posko Sosial yang juga tempat menjual minuman pagi, kami menyediakan ruang bagi kita semua untuk berdiskusi dan menyelesaikan terkait berbagai persoalan kemasyarakatan. Mana-mana yang baik akan dapat dilakukan dan yang tidak baik bisa kita cegah.

Sementara itu, Ketua Balai Wartawan (BW) Luak Limo Puluah, Afridel Ilham menyebutkan bahwa Ferizal Ridwan adalah sosok pejabat yang langka. Ia tak banyak berubah, baik saat menjadi anggota DPRD maupun saat menjadi wakil Bupati Limapuluh Kota.

“Buya Feri adalah sosok yang langka. Ia tipe pemimpin yang dekat dengan banyak orang. Terima kasih untuk kerjasama selama ini. Ferizal tipe pemimpin yang tak bisa diam, ia terkenal serius dalam membantu persoalan sosial masyarakat,” tuturnya.

Afridel Ilham juga menyampaikan terimakasih kepada Ferizal Ridwan atas undangan silaturahmi dalam tema Poi nampak pungguang, pulang tampak muko. “Kami dari BW menyampaikan permohonan maaf bila selama ini banyak hal-hal yang tidak berkenan dihati. Tidak ada maksud lain, selain sebagai bentuk masukan, solusi, saran dan kritikan selama menjabat,” ucap Ketua BW. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional