Menu

Fazril Ale (FA) Sangkal Tudingan Togi P Tobing, Bakal Laporkan Pencemaran Nama Baik

  Dibaca : 163 kali
Fazril Ale (FA) Sangkal Tudingan Togi P Tobing, Bakal Laporkan Pencemaran Nama Baik
SANGKAL—Sekum Pengprov Pertina Sumbar fazril Ale gelar jumpa pers menyangkal tudingan Ketum Petina Togi P Tobing yang menudingnya menilep honir seorang pelatih atas nama Efendi.

PADANG, METRO–Sekretaris Umum (Sekum) Pertina Sumbar Fazril Ale menyangkal dugaan penilepan dana pelatih atas nama Efendi yang dituduhkan kepadanya. Selain itu Ale juga menya­yangkan sikap Ketum Pertina Sumbar Togi P Tobing, yang langsung membeberkan persoalan internal ini ke publik.  Selain itu jika persoalan ini masuk ke ranah hukum setelah dilaporkan ke polisi, maka ia siap melapor balik ke polisi, dengan laporan dugaan tuduhan pencemaran na­ma baik.

“Seharusnya, per­ma­sa­­lahan ini idealnya diselesaikan dulu secara internal organisasi Pertina Sum­­bar, jangan main lempar saja ke publik. Kemudian saya juga me­nyayangkan kalau ma­sa­lah internal organisasi ini sampai ke ranah hukum,” ungkap Faz­ril Ale kepada wartawan, Selasa (13/7).

Ditekankan Ale, ia bukan menielep uang pelatih atas nama Efendi tersebut, tetapi meminta KONI Sumbar mempending pemba­yarannya. Perlu di ketahui dasarnya memending, sebagai Sekum Pertina ia membuat surat pernya­taan ke KONI Sumbar me­lalui juru bayar KONI Sumbar untuk menunda pem­bayaran,menangguhkan  dulu sampai persoalan ini di selesaikan secara internal oranganisasi di Pertina, karena ia  tidak pernah dibawa dalam suatu rapat  menetapkan Saudara Efendi sebagai pelatih atlet tinju pada PON XX Papua 2021.

Kemudian,  Efendi tidak pernah direkomendasikan Pertina  secara resmi untuk menjadi Pelatih atlet tinju persiapan menuju PON.  Jangankan sebagai pelatih melihat atlet latihan tidak pernah lalu, wajarkah  Effendi menerima. Dan Efendi salah satu Wakil Ketua di Pertina Sumbar yang seharus menjadi contoh untuk insan tinju Sumbar, yang mengambil bukan haknya sebagai pel­a­tih. Di mana hati nurani Efendi, orang yang melatih dia yang enak menerima hak pelatih yang melatih selama ini.

“Dengan dasar poin tersebutlah saya sebagai Sekum Pertina  Sumbar mengajukan Pernyataan kepada KONI Sumbar me­lalui juru bayar untuk me­nunda terlebih dahulu sebelum persoalan ini diselesaikan di internal Pertina Sumbar,” ujar Ale.

Kemudian, kata Ale,  persoalan Ketum Pertina memecatnya, apa dasar­nya.Apalagi ia dituduh melecehkan, melanggar AD/ART Pertina tunjukan pasal dan ayatnya.  Apa ndak terbalik ,Ketum Pertina Togi P Tobing yang melanggar melanggar AD/ART dengan semena mena menetapkan Effendi tanpa melalui keputusan rapat untuk menetapkan pelatih. Selama ini ia sudah menahan diri dengan persoalan stempel Pertina selalu di­pegang  Togi  selaku Ketum, di mana mana ia  selaku Sekum meminta untuk memegang tapi tidak pernah dihiraukan. Juga da­lam membuat surat me­nyu­rat selalu  Togi yang membuat. Padahal ia  su­dah sampaikan ke Togi agar yang membuatnya nanti ketum tinggal koreksi dan tanda tangan, lagi tak dihiraukan. Jadi dalam hal ini seharusnya Togi selaku Ketum harus paham tata kelola oranganisasi  stempel dan surat diserahkan ke Sekum untuk menatanya. Bukan semua kepada Ketum  dari administrasi sampai kepada keua­ngan.

 Dikatakan Ale, semua hal tersebut sudah di atur dalam AD/ART  Pertina, jadi janganlah seorang Ketum  melihat hal ini berdasarkan suka atau  tidak suka dan atau lebih parahnya untuk kepentingan Ketum sendiri dalam hal ini.

Ditambakan Ale, mengenai statmen mantan Ketum KONI Sumbar Syaiful yang mengeluarkan SK yang katanya berdasarkan surat rekomendasi dan  pengajuan dari Pengorov Pertina Sumbar. Hal itu pernyataan yang tidak  men­dasar karena ia adalah Sekum Pertina. “Di mana secara oranganisasi Pertina Sumbar tidak pernah rapat untuk hal tersebut, apalagi memutuskan Efendi direkomendasikan menjadi pelatih  tinju PON XX-2021 di Papua,” ujar Ale.

 Pelatih Atlet Tinju PON Sumbar Soleman Yalmav menambahkan, kebera­daan Efendi sebagai pelatih PON Sumbar tidak pernah melaksanakan Tupoksinya sebagai pelatih. Bahkan, ia Efendi juga tidak pernah mempelihatkan batang hidungnya, mulai Pelatprov Atlet PON Sumbar  dimulai sejak Januari 2021. “Jadi untuk apa Efendi ditunjuk pelatih, kalau dia tidak pernah melaksanakan tugasnya sebagai pelatih,” ujar Soleman yan diamini atlet tinju PON Sumbar Rola Laili Atika, yang pernah mendulang sekeping me­dali emas di Porwil Bengkulu 2019. (boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional