Menu

Fakultas Syariah IAIN Batusangkar Rumuskan Pembaharuan Hukum Islam Kontemporer

  Dibaca : 110 kali
Fakultas Syariah IAIN Batusangkar Rumuskan Pembaharuan Hukum Islam Kontemporer
SERAHKAN—Rektor Kasmuri menyerahkan cendera mata pada Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI Dr H Amran Suadi.

TANAHDATAR, METRO – Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI, Dr H Amran Suadi SH MH MM hadir di IAIN Batusangkar, Internasional Conference On Humanity, Law And Sharia, yang dilaksanakan Fakultas Syariah, Rabu (14/11). Ketua Kamar MA RI yang sekaligus berperan sebagai Keynote Speaker pada pertemuan pakar-pakar hukum Islam itu mencari format yang tepat adanya sebuah rumusan baru dalam ilmu-ilmu syariah untuk menyikapi problematika kontemporer. Tak terkecuali dengan hukum Islam, untuk menghadapi tantangan kedepan agar dapat menjawab problematika kemasyarakatan yang terus berkembang.

Ketua Kamar Mahkamah Agung RI Amran Suadi mengatakan, sebagai pemegang kekuasaan kehakimam di Indonesia dengan empat badan peradilan di bawahnya mengawal dan mendukung upaya pembaharuan hukum Islam yang lebih responsif dan progresif sejalan dengan upaya memberikan rasa keadilan kepada Masyarakat”.

Mahkamah Agung sebagai badan pelaksana kekuasaan kehakiman telah melakukan pengkajian dan pembaharuan hukum islam di Indonesia, sampai saat ini pembahuruan hukum islam merupakan salah satu dari sejumalah tema yang mengemuka dalam berbagai diskursus hukum, pembaharuan tersebut terutama didorong oleh keinginan para penegak hukum dan penggiat hukum islam untuk menampilkan citra hukum islam yang lebih harmonis dan responsive terhadap perubahan zaman. Ujar ketua makar MA RI.

Internasional Conference On Humanity, Law And Sharia yang dibuka langsung Rektor IAIN Batusangkar Dr. H. Kasmuri, MA, yang berkontribusi sangat besar terhadap kemajuan IAIN Batusangkar dan memberikan peluang-peluang strategis bagi para hakim di Sumbar.

“Dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kita semua sengaja kita hadirkan dalam Syariah International Conference. Kali ini pakar-pakar hukum yang berkompoten dalam ilmu nya masing-masing. Adapun tema kegiatan ini “Rekonstuksi Ilmu-ilmu Syariah dalam Menghadapi Problematika Hukum Kontemporer,” ujar Kasmuri.

Dikatakan Kasmuri, FS IAIN Batusangkar sebagai Perguruan Tinggi keislaman memandang perlu adanya sebuah rumusan baru dalam ilmu-ilmu syariah utuk menyikapi problematika kontemporer. Karena sesuai dengan visinya terdepan dalam pengkajian dan pengembangan ilmu Syariah dengan penguatan keilmuan yanng integratif dan interkonektif, berbasis riset dan kearifan lokal. Untuk mewujudkan visi tersebut maka dilakukan berbagai macam kegiatan ilmiah seperti forum diskusi dan seminar.

Pada kesempatan yang sama Dekan Fakultas Syariah Dr. Zainuddin, MA menyampaikan kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 14- 15 November 2018. Narasumber sebagai Plenary Speaker Prof. Dr. H. Yaswirman, MA. SH. Indonesia, Prof. Dr. H. Abdul Ghafar Ismail dari Brunai Darussalam, Prof. Dr. Hj. Nasimah Hussin, Dari Malaysia dan Dr. H. Adnan Trakic dari Bosnia. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional