Menu

Fakhri Husaini Minim Gelar di Klub, Bergelimang Trofi di Timnas

  Dibaca : 531 kali
Fakhri Husaini Minim Gelar di Klub, Bergelimang Trofi di Timnas
Fakhri Husaini

JAKARTA, METRO
Fakhri Husaini adalah satu dari dua pelatih Timnas Indonesia level usia tersukses bersanding dengan Indra Sjafri. Racikannya pernah mengantar timnas U-16 merengkuh gelar di berbagai turnamen, termasuk Piala AFF U-15 2018. Fakhri Husaini merupakan legenda hidup Pupuk Kaltim. Sembilan tahun Fakhri bermain di sana. Pencapaian tertingginya adalah membawa tim kebanggaan Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) itu melaju hingga babak final Liga Indonesia 1999-2000.

Selain itu, Fakhri juga merupakan langganan Timnas Indonesia semasa masih aktif bermain. Pernah suatu waktu, ia membawa timnas ke partai puncak SEA Games 1997. Mengemban ban kapten tim, ia gagal merebut medali emas setelah Indonesia kalah 2-4 dari Thailand melalui babak adu penalti. Fakhri disebut-sebut sebagai salah satu playmaker terbaik Indonesia pada masa itu.

Pada 2001, pria kelahiran 27 Juli 1965 itu pensiun dan menjadi asisten pelatih Pupuk Kaltim hingga 2003. Pada 2004-2005, ia dipercaya sebagai tangan kanan Peter Withe di Timnas Indonesia U-23. Kesempatan pertama Fakhri berperan sebagai pelatih kepala datang pada 2007 saat ia menangani Tim PON Kaltim pada 2007-2008. Pengalaman pertama Fakhri sebagai pelatih kepala ditandai dengan torehan medali perunggu di PON Kaltim 2008.

Namun, hasil itu telah cukup untuk mengantar Fakhri Husaini ke kursi pelatih Bontang FC, yang dulunya bernama Pupuk Kaltim, pada 2008-2009 dan 2009-2010. Dari level klub, Fakhri Husaini merambah ke level timnas. PSSI mempercayainya untuk melatih Timnas Indonesia U-14 dan U-17 pada 2014. Namun, hukuman FIFA kepada PSSI pada 2015 mengacaukan semua program kerjanya.

Setelah hukuman tersebut dicabut, Indonesia kembali aktif berkancah di level internasional pada 2017. Fakhri ketika itu masih menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-16. Di tangan Fakhri, Timnas Indonesia U-16 merengkuh satu gelar ber gengsi, Piala AFF U-16 2018 dan dua trofi turnamen Turnamen Jenesys 2018 dan Tien Phong Plastic Cup 2017.

Di Piala AFF U-15 2018, Timnas Indonesia U-15 tidak terkalahkan hingga meraih gelar juara. Kata Fakhri, kuncinya adalah menjaga kebugaran. Untuk memuluskan program kepelatihannya, Fakhri dipromosikan ke Timnas Indonesia U-19 pada 2019 dengan sebagian besar pemainnya adalah didikannya di Timnas Indonesia U-16. Namun, sepanjang tahun lalu, tim berjulukan Garuda Muda itu gagal menorehkan prestasi. (*/boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional