Menu

F-PRB Diminta Edukasi Warga untuk Lebih Tanggap Bencana di Ka­bu­pa­ten Limapuluh Ko­ta

  Dibaca : 84 kali
F-PRB Diminta Edukasi Warga untuk Lebih Tanggap Bencana di Ka­bu­pa­ten Limapuluh Ko­ta
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 

LIMAPULUH KOTA, METRO–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BP­BD) dan Forum Pengura­ngan Resiko Bencana (F-PRB) Provinsi Sumatera Barat melakukan Pembe­ka­lan dan Monitoring kepada F-PRB Kabupaten Lima­puluh Kota yang baru bebe­rapa hari terbentuk.  Kalaksa BPBD Provinsi Sumatera Barat diwakili Kepala Sub Bidang Kesiapsiagan, Ilham Wahab dan Imran Sarimudanas (F-PRB Sumbar) yang hadir dalam ke­gia­tan yang digelar di Posko Bencana BPBD Ka­bu­pa­ten Limapuluh Ko­ta di Ha­laman Ex. Kantor Bu­pati di Jalan Soekarno-Hatta Kota Payakumbuh, Kamis pagi 17 Juni 2021, mengapresiasi dengan telah terbentuknya F-PRB Kabupaten Li­ma­­pu­luh Ko­ta pasca pelati­han yang digelar di Kota Padang beberapa wak­tu sebelumnya.

“Kita apresiasi peserta pelatihan dari Kabupa­ten Limapuluh Kota yang bergerak cepat dalam Rencana Tindak Lanjut Hasil pelatihan di Padang dengan segera membentuk F-PRB, Apalagi hingga ke bidang-bidang sudah terbentuk,” sebut Ilham Wahab.

Ilham juga menambahkan, Forum Pengura­ngan Resiko Bencana yang terbentuk adalah Forum Kebijakan yang mendiskusikan berbagai kebijakan daerah untuk pe­ngu­rangan Risiko Bencana.  “Forum ini mendorong arah kebijakan pemba­ngunan untuk mengura­ngi resiko bencana di daerah masing-masing,” ucap­nya.

Sementara Kalaksa BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Joni Amir me­nyebutkan bahwa F-PRB yang telah terbentuk diharapkan dapat memberikan masukan-masukan kepada Pemerintah Dae­rah dalam pengurangan resiko bencana. Selain itu juga bisa mengedukasi/mendidik masyarakat tentang kebencanaan.

“F-PRB Kabupaten Li­ma­puluh Kota sangat kita harapkan mengedukasi ma­syarakat tentang ke­ben­canaan, sehingga re­siko bencana bisa terus di­­kurangi. Selain itu Forum ini kita dorong untuk te­rus melakukan diskusi-dis­­kusi yang melahirkan ma­­sukkan yang bisa di­be­­ri­kan kepada Pemerintah Daerah dalam pengu­rangan risiko bencana,” ucapnya.

Mantan Kabag Humas Pemkab Limapuluh Kota itu juga menyebutkan bah­wa, keberadaan Forum yang diketuai Desembri Chaniago (BAZNAS.red) itu sangat dibutuhkan, apalagi Kabupaten Lima­puluh Kota dengan 13 Kecamatan dan 79 Nagari merupakan daerah yang rawan berbagai bencana.  “Kebera­daan F-PRB Ka­bupaten Limapuluh Kota yang merupakan perwakilan Ormas dan kelompok yang peduli terhadap Bencana sangat kita butuhkan untuk melahirkan pemikiran, gagasan dan masukkan dalam pengurangan resiko bencana,” tutup Joni Amir.

Dijelaskannya, F-PRB memiliki empat fungsi da­lam pengurangan resiko bencana. Pertama, sebagai wadah untuk memfasilitasi pengurangan risiko bencana ke dalam sektor pembangunan di Sumbar.

Kedua, wadah konsultasi, koordinasi dan mediasi daerah dalam me­mbangun pemahaman dan pengembangan upaya penanggulangan resiko bencana bagi para pihak atau pemangku kepenti­ngan di Sumbar.

Ketiga, wadah advokasi dan rekomendasi terhadap kebijakan dan pe­lak­sanaan penanggula­ngan resiko bencana yang telah dilaksanakan oleh pemerintah, multi stake holder dan masya­rakat. Kemudian yang keempat, sebagai wadah monitoring dan evaluasi kegiatan-kegiatan penanggulangan resiko bencana di Sumbar.

Ketua F-PRB Kabupa­ten Limapuluh Kota, De­sembri Chaniago menyebutkan bahwa kerja-kerja pencegahan/pengura­ng­an resiko bencana memang tak populer diban­dingkan dengan kerja/aksi turun lapangan saat terjadi bencana. Namun kerja pengurangan resiko bencana akan berdampak banyak jika dilakukan berbagai komponen masya­rakat dan pemerintah.  “Kerja pencegahan/pe­ngurangan terjadinya re­siko bencana memang bukan pekerjaan populer jika dibandingkan kerja saat terjadinya bencana, namun berdampak banyak terhadap pengurangan korban bencana. Ibarat nya kita menyiapkan payung sebelum terjadinya hujan,” ujarnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional