Menu

Emosi Usai Dimarahi Paman, Teman Sekamar Dihabisi 12 Lobang

  Dibaca : 595 kali
Emosi Usai Dimarahi Paman, Teman Sekamar Dihabisi 12 Lobang
Ilustrasi

PADANGPARIAMAN, METRO
Emosi dan merasa sakit hati kepada pamannya sendiri, seorang pria di Kabupaten Padangpariaman malah tega melampiaskan kepada teman sekamarnya. Saking sadisnya, pelaku menikam korban menggunakan pisau secara bertubi-tubi sampai 12 lubang tusukan.

Peristiwa ini terjadi di Korong Padang Olo, Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Padangpariaman, Minggu (16/5) sekitar pukul 02.00 WIB. Korban berinisial RG (18) sempat memberikan perlawanan saat pelaku berinisial A (29) menikamkan pisau ke tubuhnya.

Hanya saja, korban yang saat itu hanya menggunakan tangan kosong, dibuat tak berdaya. Korban pun hanya bisa berteriak meminta bantuan kepada warga setempat. Pelaku yang takut tertangkap, langsung melarikan diri ke belakang melalui pintu belakang rumah, hingga masuk ke dalam semak lalu menghilang.

Warga setempat pun berusaha melakukan pencarian terhadap pelaku, namun pelaku tidak ditemukan. Sementara korban RG langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa korban tak dapat diselamatkan hingga korban akhirya dinyatakan meninggal dunia.

Polisi yang mendapatkan laporan adanya peristiwa pembunuhan sadis tersebut kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan memintai keterangan dari saksi-saksi. Tak butuh waktu lama, Polisi yang melakukan pengejaran terhadap pelaku A berhasil menangkapnya ketika bersembunyi di rumah saudara A.

Kapolsek Sungai Limau, AKP Nazirwan mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, diduga kuat pemicu terjadinya pembunuhan ini lantaran pelaku sakit hati kepada mamaknya (paman) sendiri. Tetapi, sakit hati itu dilampiaskan kepada korban yang merupakan teman satu kamar dan sama-sama bekerja di huller.

“Korban dan pelaku sama-sama bekerja di huller (kilang) padi milik paman pelaku. Sebelum insiden penusukan, pelaku sempat dimarahi oleh pamannya lantaran pulang larut malam. Cuma, korban ini anggota atau pekerja kesayangan paman pelaku, sehingga membuatnya iri atau benci dengan korban,” kata AKP Nazirwan, Senin (17/5).

Dijelaskan Nazirwan, awal mulanya kejadian ini, pelaku sempat meminjam sepeda motor milik pamannya. Ketika sampai ke rumah, pelaku dimarahi dan dicaci maki karena pelaku pulang larut malam. Hal itu memicu emosi pelaku, tetapi tidak dilampiaskan kepada pamannya.

“Dari pengakuan pelaku, pamannya sering kasar mulutnya, sehingga sakit hati. Makanya tersulut emosi, ada kata-kata kasar pamannya, jadi tidak bisa menahan emosi dan melampiaskan ke korban,” ungkap AKP Nazirwan.

AKP Nazirwan menuturkan, korban ditusuk saat sedang tidur. Saat itu pelaku terbangun dari tidur dan langsung mengambil pisau yang ada di dalam tas miliknya. Pisau tersebut sudah disimpan pelaku di dalam tasnya sejak dua bulan yang lalu.

“Pelaku dan korban awalnya tidur bersama. Saat itu pelaku terbangun lalu duduk. Kemudian langsung ambil pisau dan menghampiri korban yang sedang tidur dan melakukan penusukan,” ujarnya.

Saat ditusuk pertama, AKP Nazirwan menuturkan, korban langsung terbangun. Sempat terjadi perkelahian untuk membela diri. Namun karena tidak memiliki senjata akhirnya kalah dan berteriak. Pelaku selanjutnya kabur melewati pintu belakang dan lari ke arah semak-semak. Warga sempat mencari pelaku namun tidak ditemukan.

“Pelaku bersembunyi ke tempat orang tuanya. Saat itu, pemuda setempat sempat mencari tapi tidak ketemu. Lalu pelaku kabur ke rumah saudara, kami ketahui lalu ditangkap,” jelasnya.

Ditambahkan AKP Nazirwan, korban mengembuskan napas terakhir saat mendapat penanganan medis di rumah sakit. Nyawa korban tidak tertolong lalu meninggal pada Minggu (16/51) sekitar pukul 12.30 WIB.

“Saat ini, pelaku telah ditahan di Polsek Sungai Limau. Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 351 ayat (3) juncto 338 KUHP tentang penganiayaan berujung meninggalnya seseorang. Pelaku terancam penjara tujuh tahun penjara,” pungkasnya. (ozi)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional