Menu

Embat 10 Kotak Parfum, Emak-emak Dituntut 10 Bulan Penjara 

  Dibaca : 140 kali
Embat 10 Kotak Parfum, Emak-emak Dituntut 10 Bulan Penjara 
Ilustrasi

PADANG, METRO
Dua wanita bernama Mina dan Afrida yang didakwa mencuri parfum dituntut pidana penjara masing-masing 10 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang saat menjalani sidang di di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Padang, Selasa (15/9).

Amar tuntutan itu dibacakan JPU pada  Kejari Padang Voni Cs berpendapat kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP. Hal-hal yang memberatkan para terdakwa, membuat korban dirugikan. “Atas perbuatan kedua terdakwa, kami menuntut terdakwa Mina dan terdakwa Afrida dengan hukuman pidana masing-masing 10 bulan penjara,” kata JPU Voni.

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim yang diketuai Agnes Sinaga bertanya pada kepada kedua terdakwa terkait tuntutan JPU tersebut. Kedua terdakwa pun meminta belas kasihan dari majelis hakim. “Saya mohon keringanan, buk hakim. Saya punya tanggungan,” kata terdakwa Afrida.

“Itu bukan alasan, karena mencuri itu dilarang dan merupakan suatu tindak pidana,” tegas majelis hakim yang kemudian menunda persidangan pekan depan, Selasa (22/9).

Dalam dakwaan JPU disebutkan, pencurian itu terjadi pada 17 Mei 2020 sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, Terdakwa Mina dan Afrida menaiki angkot jurusan Siteba-Pasar Raya. Sesampai di kawasan Jati, terdakwa Mina melihat orang ramai berbelanja di Toko Azwa Parfume. Kemudian muncul niat terdakwa Mina untuk mengambil parfum di toko itu.

Terdakwa Mina kemudian mengatakan niatnya itu pada terdakwa Afrida, lalu mereka berdua turun dari angkot, dan kemudian masuk ke dalam toko tersebut. Di dalam toko, penjaga toko sedang sibuk melayani tiga orang pembeli. Kemudian terdakwa Mina berkata kepada terdakwa Afrida agar berdiri di depannya untuk menghalangi pandangan penjaga toko. Lalu terdakwa Mina mengambil 10 kotak parfum dan memasukkannya dalam tas.

Saat akan memasukkan dua kotak lagi ke tasnya, perbuatan kedua terdakwa diketahui penjaga toko. Terdakwa kemudian menyerahkan dua kotak parfum itu ke penjaga toko, lalu keluar toko dengan mengantongi 10 kotak parfum dalam tasnya.

Akibat perbuatan terdakwa yang mengambil empat botol parfume merk Royal Essenza dan enam botol parfume merk Romatic Pine, pemilik toko, Ripanji mengalami kerugian Rp 3,7 juta. Merasa dirugikan, korban kemudian melapor kepada pihak kepolisian. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional