Menu

Eksekusi Tanah di By Pass Berlangsung Ricuh, PADANG, METRO

  Dibaca : 490 kali
Eksekusi Tanah di By Pass Berlangsung Ricuh, PADANG, METRO
DITOLAK WARGA— Ratusan Polisi melakukan pengamanan eksekusi sebidang tanah di Jalan By pass KM 7, RT 05, RW 04, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh mendapat penolakan dari sekelompok warga.

Proses esksekusi sebidang tanah di Jalan By pass KM 7 RT 05 RW 04, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh sempat ricuh lantaran adanya penolakan dari sekelompok warga yang saling klaim kepemilikan, Kamis (20/2) sekitar pukul 09.00 WIB. Bahkan, warga yang menolak nyaris saja bentrok dengan Polisi.

Pasalnya, sekelompok warga yang terdiri dari kaum ibu dan kaum bapak yang yang menolak pemagaran tersebut sempat menyiram Polisi yang melakukan pengamanan dengan air bercampur cabai dan dicampur kotoran ikan. Sontak, ratusan Polisi yang ditugaskan di lokasi sempat tersulut emosi, namun pimpinan-pimpinan Polresta Padang berusaha meredam amarah hingga pemancangan dapat diselesaikan.

Informasi yang diterima, eksekusi tanah milik Darman Ilyas, Nomor 731 dengan luas 545 M², mendapatkan perlawanan dari pihak yang menguasai objek yaitu Eti (53), yang tinggal di sebelah objek tersebut. Eti pun bersikeras kalau tanah tersebut merupakan milik kaumnya Suku Koto.

Eti yang mengklaim sebagai pemilik tanah tersebut menjelaskan, ia bersedia memberikan tanah tersebut asalkan jelas penggantian tanahnya oleh Pemko Padang. Pasalnya, sejak pembangunan jalur II By Pass, sampai saat sekarang ganti rugi tanah itu belum ada juga titik terang.

“Seharusnya Darman Ilyas bicara dulu dengan kita, jangan langsung di pagar tanah saya. Perjanjian saya dengan Pemko Padang sewaktu pembebasan jalur II Bypas tanah saya diganti, namun sampai saat sekarang belum juga ada ganti rugi,” ujar Eti.

Eti mengaku dirinya bersama kaumnya merasa dizalimi oleh Pemko Padang,. Pasalnya, janji Pemko Padang tidak ditepati hingga tanahnya belum diganti rugi. Namun kini, iba-tiba saja tanah kaumnya dipagar oleh pihak lain.

“Saya tidak terima tanah saya diambil begitu saja, saya akan laporkan masalah ini ke Wali Kota Padang supaya bapak itu tahu bahwa tanah saya dipagari oleh orang lain, “ucapnya.

Kabag Ops Polresta Padang Kompol Alwi Haskar menjelaskan, pihaknya hanya menjalankan undang – undang. Ia dan personil lainnya hanya mengamankan supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti bentrokan yang berujung kontak fisik.

“Memang tadi ada sedikit protes dari sekelompok warga yang mengaku bahwa tanahnya. Tetapi bisa kita atasi. Bahkan saya tadi sempat hampir terjatuh didorong warga yang menolak. Eksekusi tanah atas nama  Darman Ilyas (53), Nomor 731 dengan luas 545 M² berjalan dengan aman dan lancar,” ungkapnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional