Menu

Eka Putra Dilantik jadi Ketua PBVSI Sumbar, Pengurus Diminta Persiapkan Tim Indoor dan Pantai

  Dibaca : 358 kali
Eka Putra Dilantik jadi Ketua PBVSI Sumbar, Pengurus Diminta Persiapkan Tim Indoor dan Pantai
DILANTIK—Ketua Umum PBVSI Sumbar Eka Putra saat dilantik sebagai ketua Pengprov PBVSI Sumbar di Aula Kantor Bupati Tanahdatar.

TANAHDATAR, METRO–Bupati Tanahdatar Eka Putra dilantik dan diku­kuhkan sebagai Ketum Pengurus Provinsi (Peng­prov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumbar periode 2021-2025 di aula Kantor Bupati, Ming­gu (20/6). Pelantikan dan pengukuhan ketua umum beserta kepengurusan lain­nya dilakukan oleh Ketum Pengurus Pusat PBVSI di­wakili Wakil Ketua Umum I Irjen. Pol Edi Sunamo se­cara virtual dari Sentul Jawa Barat.

 Hadir pada kesem­pa­tan itu mewakili Gubernur Sumbar, Ketua DPRD Ta­nahdatar H Rony Mulyadi Dt Bungsu, Ketua KONI Sumbar, Plh Sekda Tanah­datar Edi Susanto, Ketua Pengda PBVSI se-Sumbar dan undangan lainnya, yang sebelum dilakukan rapid test anti gen terlebih dahulu.

 Bupati Eka Putra selaku Ketua Umum Pengprov PBVSI Sumbar dalam sam­butannya menyampaikan siap melaksanakan ama­nah yang diterima bersa­ma pengurus lainnya.

“Sebagai orang baru di organisasi olahraga teru­tama bola voli di ranah Minang ini, saya diberi mandat empat tahun ke depan oleh insan bola voli Sumbar untuk melanjutkan dan meneruskan perja­lanan pembinaan bola voli yang telah dirintis pengu­rus sebelumnya. Oleh ka­rena itu, saya belum me­ngenal banyak tentang perbolavolian di Sumbar ini.  Namun, karena hal ini merupakan amanah yang diberikan kepada saya, maka menjadi tugas dan kewajiban saya untuk me­majukan prestasi bola voli Sumbar ini bersama-sama, tanpa dukungan pengurus dan seluruh jajaran pengu­rus kabupaten/kota, orga­nisasi bola voli Sumbar tidak bisa berjalan seba­gaimana mestinya,” ujar Eka Putra.

Eka Putra katakan, ber­dasarkan evaluasi program kerja PBVSI Sumbar saat ini, prestasi bola voli  Sumbar akhir-akhir ini cen­derung menurun diban­dingkan prestasi sebelum­nya. penurunan prestasi ini terlihat dari kegagalan tim bola voli Sumbar masuk PON 2020/2021 di Papua, karena gagal pada babak kualifikasi PON voli indoor melalui Porwil 2019 di Beng­kulu dan Kejurnas voli pan­tai 2019 di Palembang te­tapi  masih ada satu tim voli pantai putra yang lolos PON.

“Kegagalan pada pra kualifikasi PON yang lalu, marilah kita sikapi dengan upaya dan tindakan kong­krit untuk bersama-sama melakukan introspeksi dan evaluasi guna menda­pat­kan suatu solusi tepat gu­na dalam memajukan pres­tasi bola voli Sumbar di masa yang akan datang,” harap Eka Putra.

 Sebagai langkah awal upaya kongkrit dimaksud, Eka Putra mengharapkan, pengurus yang dilantik hari ini melangkah cepat mem­persiapkan tim (indoor dan pantai) yang dibina secara kontiniu untuk menghadapi iven-iven di tingkat nasio­nal dan sekaligus sebagai per­sia­pan menghadapi ba­bak pra kualifikasi PON 2023.

 “Pembinaan prestasi membutuhkan proses yang panjang, demikian juga halnya dengan pres­tasi bola voli Sumatera Barat, salah satu kunci kesuk­sesan dan prestasi suatu cabang olahraga adalah terus bergulirnya kom­petisi. Untuk itu, melalui raker nanti bersama-sama kita rencanakan, bagai­mana kompetisi antar na­gari yang selama ini ter­laksana, bisa terlaksana lebih baik lagi,” ujar Eka Putra.

 Katanya, tidak ada sa­lah­nya juga bermimpi, ba­gai­mana ke depan memiliki kompetisi antar SMA, kom­petisi antar klub. Jika kom­petisi banyak dilaksa­na­kan, tentu saja akan me­mancing munculnya bibit-bibit atlet, munculnya pe­main-pemain yang bisa diandalkan.

Sementara Wakil Ke­tua Umum I Irjen Pol Drs Edi Sunamo menyam­pai­kan selamat kepada Eka Putra beserta pengurus yang mengemban amanah untuk periode 2021-2025. “Se­moga dengan amanah yang diterima bisa me­ngang­kat kembali pembi­naan dan prestasi bola voli Sumbar. Terima kasih juga buat pengurus lama atas sumbangsih dan dedi­ka­sinya memajukan bola voli Sumatera Barat,” ujar Irjen Edi.

 Irjen Edi menyam­pai­kan olah raga bola voli sudah lama menjadi olah­raga masyarakat Sumbar yang dimainkan di mana-mana di seluruh pelosok negeri. “Di Sumatera Barat sejak tahun 1970-an sudah digelar kompetisi antar nagari/desa yang dirintis Bapak Azwar Anas. Pem­binaannya cukup baik, bah­kan secara rutin diseleng­garakan kejuaraan nasio­nal antara lain di Painan, Pariaman. Namun di sisi lain belum memperlihatkan hasil yang menonjol pres­tasi di cabang voli indor yng diukur dari hasil kejuaraan-kejuaraan,” ucap Irjen Edi.

Ke depan Irjen Edi ber­harap, dengan kepengu­rusan yang baru, pem­binaan bola voli baik indoor maupun voli pantai terus dikembangkan, dilakukan secara terstruktur melalui klub-klub yang resmi.

“Pengurus baru perlu memanfaatkan momen-momen tertentu untuk meng­gelar pertandingan bola voli dalam rangka memasyarakatkan dan pem­binaan prestasi seperti hari kemerdekaan, hari Bha­yang­kara. Di masa pan­demi ini, agar pelaksanaan nantinya mematuhi pro­tokol kesehatan,” pungkas­nya. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional