Menu

DWP Kota Payakumbuh Ikuti Sosialisasi Merdeka Belajar, Tingkatkan Kualitas SDM

  Dibaca : 91 kali
DWP Kota Payakumbuh Ikuti Sosialisasi Merdeka Belajar, Tingkatkan Kualitas SDM
Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Pasaman Barat (Pasbar) mendistribusikan 10 ekor sapi kurban untuk masyarakat berbagai daerah di Pasaman Barat dari tanggal 20 sampai tanggal 23 Juli 2021.

POLIKO, METRO–Meningkatkan kualitas sum­ber daya manusia, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Payakumbuh mengikuti We­binar sosialisasi kebijakan mer­deka belajar yang di­seleng­­garakan oleh Kemen­dik­but­ristek bekerjasama dengan DWP Pu­sat dengan tema “Mer­deka Belajar dalam Peta Jalan Pen­didikan” Yang dilaksana­kan via zoom meeting di Ru­ang per­temuan Panorama Am­pangan Kantor Wali Kota Paya­kumbuh, Kamis(24/6)

Webinar sosialisasi kebi­jakan merdeka belajar dibuka secara resmi oleh Menteri Pen­didikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem An­war Makarim dan diikuti secara virtual oleh 10 orang pengurus DWP di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya Men­teri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Anwar Ma­karim mengatakan DWP se­luruh Indonesia diharapkan dapat membantu menso­siali­sasikan kebijakan merdeka be­lajar. Karena saat ini ma­sya­rakat indonesia belum be­gitu memahami tentang ke­bijakan tersebut. Kebijakan Merdeka Belajar ini terdiri dari empat inisiatif atau empat kebijakan pokok dalam pen­didikan Indonesia. Empat hal itu yakni soal membebaskan sekolah untuk menggelar atau melaksanakan USBN, kedua menghapus Ujian Nasional per 2021, ketiga me­rampingkan RRP untuk para guru dan yang keempat terkait sistem zonasi

“Merdeka Belajar menjadi salah satu program untuk men­ciptakan suasana belajar yang bahagia, baik bagi murid mau­pun para guru. Merdeka Belajar ini dilahirkan dari ba­nyaknya keluhan orangtua pada sistem pendidikan na­sional yang ber­laku selama ini. Salah satunya ialah keluhan soal banyaknya siswa yang dipatok nilai-nilai tertentu. Merdeka belajar me­rupakan salah satu upaya ke­mer­dekaan dalam berpikir dan berek­spresi. Pada dasarnya program Merdeka belajar ber­tu­­juan untuk memerdekakan guru dan siswa,”kata Nadiem

Ketua Dharma Wanita Per­satuan Kota Payakumbuh Ny. Chece Rida Ananda menga­takan sangat mendukung de­ngan adanya kebijakan mer­deka belajar ini karena pen­didikan di era pandemi orang tua harus memperhatikan bah­wa perannya lebih dominan, pa­dahal orang tua tidak disiap­kan menjadi guru, memiliki keter­batasan dalam mengua­sai ma­teri dan metodologi pembe­lajaran serta memiliki kesibukan lain.

“Untuk itu dengan adanya kebijakan merdeka belajar ini seluruh elemen khususnya D­WP Kota Payakumbuh dapat men­dukung program yang te­lah diterapkan oleh peme­rintah dan memberikan penge­tahuan ke­pada masyarakat tentang program merdeka be­lajar de­mi kemajuan pendi­dikan anak in­donesia,” Pungkas Chece. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional