Menu

DWP Kabupaten Empat Lawang Terkesan dengan Sentra Randang Payakumbuh

  Dibaca : 307 kali
DWP Kabupaten Empat Lawang Terkesan dengan Sentra Randang Payakumbuh
TINJAU—Didampingi Andiko Jumarel ibu-ibu dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan meninjau dapur Sentra IKM Randang Kota Payakumbuh.

PADANGKADUDUAK, METRO–“Randang Payakumbuh, bila dalam kemasan bisa tahan 14 bulan, tetapi kalau sudah dibuka tidak akan tahan sampai 1 hari, bahkan jam,” ungkap Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Paya­kumbuh Andiko Jumarel saat mengajak berkeliling ibu-ibu dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Empat La­wang Provinsi Sumatera Se­latan yang berkunjung di dapur Sentra IKM Randang Kota Payakumbuh, Rabu (9/6).

Sontak ibu-ibu DWP ter­sebut kaget dan bertanya, “lah! Kok begitu pak?”. “Ya iya lah buk, habis dimakan,” celetuk Andiko Jumarel “mengeprank” tamu dari Bumi Sriwijaya ter­sebut.

Ibu-ibu DPW Kabupaten Empat Lawang itu tampak an­tu­sias mendengarkan bagai­mana keberadaan Sentra IKM Randang Kota Payakumbuh bisa mendongkrak produksi para pelaku IKM Randang se­ka­ligus menjadi tempat pro­mosi makanan olahan khas Minangkabau tersebut.

“Sentra IKM ini sangat ber­guna bagi Kota Payakumbuh, menjadi brand positioningnya sebagai The City of Randang,” kata Andiko bersama Ketua DWP Kota Payakumbuh Elfriza Zaharman dan Kepala UPTD Randang Novit Ardi.

Dijelaskannya juga kalau inovasi terbaru yang dimiliki oleh Pemko Payakumbuh ada­nya School Of Randang, siswa sekolah bisa belajar tentang seputar Randang yang menjadi makanan khasnya orang Mi­nang­kabau, sehingga estafet ilmu kebudayaan ini dapat diteruskan dari generasi ke generasi.

Ketua DWP Empat Lawang Ny. Indera Supawi mengatakan sangat takjub dan senang ber­kun­jung ke Kota Payakumbuh. Dirinya menyampaikan rasa terimakasih atas penerimaan yang hangat dari Kota Paya­kumbuh.

“Kabupaten 4 Lawang ada­lah daerah yang baru berumur 14 tahun, tentu masih ada keterbatasan dan sedang ber­kem­bang. Makanan olahan khas kami adalah Lempok, sejenis dodol durian, kami suka dengan kemasan Randang Payakumbuh, ini bisa kami adaptasikan di daerah,” ujar­nya.

Ny Indera usai melihat Galeri City Of Randang juga terkesan dengan banyaknya varian Randang Payakumbuh, selama ini mereka taunya cuma Randang daging, yang paling membuat mereka penasaran adalah Randang telur.

“Kami belum pernah nyicip Randang telur. Kami kira telur rebus yang dikasih dedak Ran­dang itu yang Randang telur, ternyata bentuknya krispi. Semua orang pasti suka Ran­dang, makanan yang sangat terkenal dan terenak di dunia,” pungkasnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional