Menu

Dukungan Kejari Padang, Tunggakan SPR Akhirnya Masuk Kas Pemko Padang

  Dibaca : 217 kali
Dukungan Kejari Padang, Tunggakan SPR Akhirnya Masuk Kas Pemko Padang
Andree H Algamar Kepala Dinas Perdagangan Padang

KHATIB, METRO–Pemerintah Kota Padang mengucapkan terima kasih kepada Kejari Padang yang telah membantu merealisasikan tunggakan Sentral Pasar Raya (SPR), setelah puluhan tahun masalah tersebut tak kunjung selesai.

Berkat tangan dingin Ke­pala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Ranu Subroto, polemik ter­sebut akhirnya ter­selesaikan juga, se­hingga tercipta ke­sepa­katan yang membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemko Padang ber­tambah.

“Terima kasih atas ban­tuan bapak Kajari bersama Kasi Datun (Perdata dan Tatausaha Negara) yang sudah membantu mem­proses penagihan SPR. Alhamdulillah tercapai ke­sepakatan dan SPR akhir­nya merealisasikan tung­gakan mereka,” ucap Wali Kota Padang melalui Ke­pala Dinas Perdagangan Padang Andree H Alga­mar, Jumat (23/7).

Andree mengucapkan syukur yang mendalam telah selesainya per­masa­lahan SPR, yang menga­lami polemik berke­pan­jangan. Meskipun proses­nya lama, namun tak ada benang kusut yang tidak bisa terurai.

Ia menjelaskan, butir kesepakatan antara Pemko Padang dengan SPR Pa­dang yang diinisiasi Kejari Padang yakni, SPR berse­dia membayar tunggakan sebesar Rp 10,5 miliar lebih dalam jangka waktu 3,8 tahun, dengan sistem ang­suran pembayaran.

Andree merinci tung­gakan sebesar Rp 10,5 mi­liar lebih itu terdiri dari Rp 9,026.983.328 tunggakan retribusi dan Rp 1.500.000.000 untuk tung­ga­kan PBB. Setelah mem­bayar Rp 3 miliar lebih, sisa piutang tinggal Rp 7,5 miliar lebih.

Dalam butir perjanjian juga disebutkan, kalau SPR tidak membayarkan hingga jangka waktu habis, maka mereka akan dipidana 

“Jadi setiap tahun SPR mengangsur pembayaran 30 persen dari total tung­gakan setiap tahunnya. Tunggakan terdiri dari pi­utang retribusi dan piutang PBB,” ujar Andree yang juga menjabat Ketua PGSI Kota Padang ini.

Untuk tahun 2021 ung­kap Andre SPR sudah mem­­­bayar sebesar Rp 3 miliar lebib, dengan rincian dana sebesar Rp 2,7 miliar lebih untuk piutang retri­busi dan dana sebesar Rp 388.700.313 untuk piutang PBB.

“Kami juga meng­apre­siasi pihak SPR yang me­miliki itikad sangat baik da­lam membayarkan pi­utang. ­Tidak hanya Pemko Padang tunggakan yang diabayr, tagihan listrik SPR sebesar Rp 1,4 miliar juga telah dituntaskan penge­lola,” pungkas Andree. (hen)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional