Close

Dukung Program Pemerintah Daerah, Niniak Mamak Berperan dalam Percepatan Vaksinasi

PEMBUKAAN—Bupati Limapuluh Kota Safaruddin saat membuka acara kegiatan peningkatan kapasitas Niniak Mamak di Aula Kantor Wali Nagari Suayan, Selasa (19/10).

LIMAPULUH KOTA, METRO–Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo hadari kegiatan Peme­rintah Nagari Suayan, Keca­matan Aka Biliru, dalam Peningkatan Kapasitas Ni­niak Mamak dalam perwu­judan Adat Basandi Syarak, Syarak Bersandi Kitabullah.

Dikatakan Safaruddin se­telah kegiatan pe­ning­katan kapasitas selesai, kedepan diharapkan peran Niniak Mamak di tengah-tengah masyarakat terus mem­be­rikan kontribusi posi­tif pada setiap sektor dan potensi yang ada di daerah. Pe­muka adat di Minang­kabau me­miliki peran yang cukup be­sar di bidang eko­nomi, sosial bu­daya dan pen­didikan. Per­kembangan zaman selalu memberikan perubahan. Dalam per­kem­bangan itu niniak mamak sangat ber­peran penting secara moril untuk mem­bimbing akhlak dan moral anak kemanakan se­suai dengan ajaran Islam seka­ligus memberikan kon­trol sosial.

“Zaman berubah tahun berganti, peran dan tanggung jawab sebagai niniak mamak semakin besar. Segala bidang, ekonomi, pendidikan dan budaya ini bagian tugas dan tanggung ja­wab pemuka adat di daerah kita. eran ini yang kita harapkan tumbuh kembali,  Kerapatan Adat Nagari (KAN) sebagai wadah memiliki peran pada setiap bidang di nagari,” kata Safaruddin ketika membuka kegiatan peningkatan kapasitas Niniak Mamak di Aula Kantor Walinagari Sua­yan, Selasa (19/10).

Dalam kesempatan itu, Safaruddin manyampaikan pentingnya peran Niniak Mamak dalam peningkatan program vaksinasi Covid 19 di daerah. Sekaligus sinergi seluruh tokoh masyarakat dengan pemerintah dalam mendukung program penanganan dan pemulihan Covid 19. Hal itu menurut Safaruddin berdampak kepada lambannya gerak pem­­­bangunan akibat dari ren­dahnya capaian target vak­sinasi di Kabupaten Li­ma­puluh Kota yang telah di­ten­tukan pemerintah pusat.

“Pemerintah pusat telah memberikan arahan dan aturan. Tanggungjawab sa­ya sebagai kepala daerah agar pemulihan kesehatan masa pandemi ini. Vaksinasi kita di daerah harus mencapai 75 persen. Agar kita kembali kepada kondisi normal,” sebutnya

Sementara itu Wali Nagari Suayan Mis Farizon me­­nyam­­paikan tujuan dari kegiatan yang dilakukan untuk mempertajam pemahaman dan pengetahuan terhadap peran niniak mamak di lingkungan pemerintahan Nagari Suayan. “Tujuan kegiatan ini untuk mem­­pertajam pemahan dan peran niniak mamak atau pemuka adat kita di nagari,” tutup wali nagari.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Limapuluh Kotav Zulhikmi Dt. Rajo Suaro, S.Pd, M.Pd, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/Nagari (DPMD/N) Drs. A. Zuhdi Perama serta to­koh adat sebagai narasumber dan peserta kegiatan. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top