Menu

Dukung NA-IC, Prabowo Kampanye di Sumbar

  Dibaca : 255 kali
Dukung NA-IC, Prabowo Kampanye di Sumbar
BERSAMA CAGUB— Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade bersama calon Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan calon wakil Gubernur Indra Catri (NA-IC).

BUKITTINGGI, METRO
Partai Gerindra Sumbar yakin meraih kemenangan di Pilkada Serentak di Sumbar, baik pemilihan Gubernur (Pilgub) dan pemilihan Wali Kota dan Bupati. Hal itu tercermin usai sesi foto para kandidat bersama pengurus DPD Gerindra Sumbar dan DPC Kabupaten/Kota di pedesterian Jam Gadang Bukittinggi, Sabtu (29/8) siang. Dari momen Jam Gadang yang bersejarah itu, Gerindra ingin meraih simpati mayoritas warga Sumbar.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade optimistis, calon Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan calon wakil Gubernur Indra Catri (NA-IC) akan menjadi solusi untuk menjadikan Sumbar Unggul. Apalagi, pasangan itu mendapatkan dukungan penuh dari Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang dijadwalkan akan langsung turun berkampanye di Sumbar.

“Alhamdulillah, kita telah mendapatkan konfirmasi langsung bahwa Pak Prabowo, Bang Sandiaga Uno, Bang Fadli Zon, bahkan tokoh reformasi Pak Amien Rais juga akan ke Sumbar. Tentunya juga ingin memberikan dukungan kepada pasangan calon yang diusung Gerindra di Kabupaten/Kota di Sumbar,” kata Andre didampingi Sekretaris DPD Gerindra Sumbar Eviyandri Rajo Budiman.

Pada acara deklarasi dan konsolidasi calon Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota se-Sumbar yang diusung Partai Gerindra itu itu, Sektetaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menyampaikan pidato secara virtual. Dia membakar semangat kader untuk berjuang di Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

Ahmad Muzani mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade dan semua kader di Sumbar atas kinerjanya. Dia memberikan semangat dan selamat berjuang. Katanya, DPP Gerindra telah mengambil keputusan soal Cagub, Cabup dan Cawako. Memang, butuh waktu yang sangat panjang untuk menetapkan siapa saja yang akan diusung. Apalagi untuk Sumbar yang sangat penting bagi Partai Gerindra, halaman depan Partai Gerindra.

“Kami tidak asal putuskan saja. Tapi menerima masukan dan perhatian dari alim ulama, cadiak pandai, niniak mamak serta pimpinan partai dari tingkat provinsi sampai tingkat ranting. Apalagi, pak Prabowo adalah orang yang sangat bijak dalam mengambil keputusan. Karena itu, rekomendasi ini harap didukung semua. Anggota dewan mari turut kerahkan dukungan untuk menang,” kata wakil ketua MPR RI ini.

Ahmad Muzani meyakini, penetapan calon ini tidaklah mudah, karena banyak kepentingan dan pandangan yang dibutuhkan. Dalam politik tentu ada keputusan yang menyenangkan dan tidak menyenangkan.

“Dari pengajuan DPC kabupaten/kota, dan DPD provinsi, DPP memutuskan. Hasilnya bisa membuat senang atau tidak. Yang senang bersyukur, jangan sombong. Apalagi mengatakan merasa kuat dan hebat. Keputusan DPP bukan keputusan akhir, tapi yang terpenting adalah keputusan akhir dari pilihan rakyat,” katanya.

Kepada yang usulannya tidak sesuai harapan, tentu akan menjadi dilema sendiri. Satu sisi ingin mendukung seseorang, di sisi lain harus mendukung keputusan partai meski berbeda. “Yakinlah, keputusan partai belum tentu juga buruk. Karena politik adalah sebuah proses panjang yang kebaikannya bukan pada suatu waktu. Keburukannya mungkin hanya satu waktu ini saja,” katanya.

Muzani meminta semua kader agar loyal kepada Gerindra, pada Prabowo, dan menaati keputusan yang telah dibuat. “Sumbar adalah provinsi yang sangat penting. Loyalitas para kader sudah teruji berkali-kali loyal terhadap keputusan DPP. Bahkan, di Sumbar loyalitas tak perlu dikawal-kawal lagi, apalagi dipertanyakan,” katanya.

Dia menambahkan, Pilkada adalah fase penting usai Pemilu. Dalam Pilkada, calon-calon yang maju menggunakan bendera Gerindra, tentu mendapatkan tanda tangan dari Ketum Prabowo dan Sekjen Ahmad Muzani. Artinya, harus membawa sifat-sifat Geridra yang kesatria dan menjadi perpanjangan perjuangan partai. “Jadilah pemimpin yang melanjutkan pembangunan, memperbaiki kehidupan rakyat miskin dan mengisi 75 tahun kemerdekaan dengan baik. Usai berlaga, tetap perjuangkan partai,” katanya.

Dalam pandemi Covid-19 ini, katanya, rakyat sangat susah dalam pemenuhan pangan, pekerjaan, apalagi pendidikan. Tugas kader Gerindra untuk membantu masyarakat, karena itu yang diusung adalah orang-orang terbaik. “Kita hidup di NKRI, visi kita adalah persatuan. Yang memimpin harus perhatikan Kota dan Kabupaten tetangga. Mari memperkuat NKRI. Mari saling bantu-membantu antarprovinsi, daerah. Kalau kuat semua kuat. Baik pribadi, kelompok, provinsi sampai pusat,” katanya.

Untuk Sumbar, katanya, Gerindra adalah partai nomor satu, begitu juga di belasan Kabupaten/Kota. Dia berharap, jika terpilih, kemenangan Gerindra dipertahankan, umlah kursi juga naik. Termasuk kemenangan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 sebanyak 86,7 persen tetap dipertahankan.

“Saya minta semua kader bersatu padu, bahu-membahu berjuang mempertahankan dan mengembangkan apa yang sudah diraih. Yang membangkang, akan kami ambil tindakan sebagai upaya mendisiplinkan partai. Selama ini Sumbar, sudah terbukti loyal. Saya berharap yang diputuskan dapat diterima masyarakat. Berjuanglah untuk memenangkan. Salam hormat dari pak Prabowo yang berjanji akan datang ke Sumbar. Tetap jaga kesehatan. Terhindar dari corona,” tutupnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional