Menu

Duh, IRT Ikut-ikutan Jual Sabu

  Dibaca : 1617 kali
Duh, IRT Ikut-ikutan Jual Sabu
GANDA PUTRI— Pasangan ganda putri pebulutangkis Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.

sabu posmetroweb

PADANG, METRO–Prilaku Desi Angaraini (30), Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Alanglaweh, Padang ini benar-benar bikin geleng kepala. Bukannya mengurusi rumah tangganya, Desi malah terlibat peredana narkoba. Akibatnya, dia ditangkap polisi bersama dua rekannya, Selasa (15/9) siang.

Dua rekan Desi yang tertangkap adalah Nico Jaya (28) warga Jalan Kali Kecil, Kelurahan Kampung Pondok dan Edwar Saputra (40). Dari tangan ketiganya, polisi menyita tiga paket sabu seharga sekira Rp1 juta, sepaket ganja, timbangan elektrik dan sendok pipet.

“Ketiganya ditangkap berawal dari adanya laporan Babinkamtibmas yang melaporkan bahwa di TKP sering keluar masuk orang-orang yang dicurigai. Ditenggarai, sering berpesta narkoba,” kata Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana.

Dapat info, polisi melakukan penyelidikan dan pengintaian. Ternyata benar, polisi berhasil mengendus tersangka sedang mengantongi narkoba. Setelah dipastikan, polisi kemudian bergerak melakukan penangkapan, yang dipimpin oleh Kanit I Satnarkoba Iptu Herit Syah dan Dantim Pemberantasan Narkoba Ipda SH Sitorus.

Setiba di rumah tersangka, polisi melakukan pengepungan dan melakukan penggerebekan. Alhasil, polisi berhasil menangkap IRT itu, bersama dengan rekannya. Saat digeledah, polisi juga menemukan narkoba. Ketiganya kemudian dibawa ke Mapolresta Padang.

Kasatnarkoba Polresta Padang Kompol Daeng Rahman menjelaskan, saat dilakukan penangkapan, seorang tersangka sempat berusaha kabur melalui jendela, namun berhasil ditangkap. “Tersangka Nico sempat berusaha jabur saat digerebek, namun anggota yang telah mengepung rumah itu, berhasil menangkapnya. Sementara itu tersangka Desi merupakan pemain lama, sebab suaminya lebih dulu ditangkap dengan kasus yang sama,” kata Daeng.

Daeng menambahkan, dia sangat mengapresiasi peran masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba, dan berharap agar masyarakat terus memberikan informasi jika ada di wilayahnya ada gerak gerik yang mencurigakan.

“Setelah tersangka berhasil ditangkap, kita akan terus berupaya untuk mengorek keterangan dari tersangka agar sepak terjangnya dalam bisnis haram yang dia geluti bisa diungkap. Saat ini ketiga tersangka masih diperiksa intesnsif. Dilihat dari barang buktinya, ketiga tersangka berperan sebagai pengedar,” ujar Daeng.

Kompol Daeng menegaskan, tersangka akan dijerat Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009  dengan hukuman 5 tahun hingga maksimal 20 tahun penjara. (cr9)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional