Menu

Dugaan Penyimpangan Dana Desa (DD), Segera Dilaporkan ke Penegak Hukum

  Dibaca : 64 kali
Dugaan Penyimpangan Dana Desa (DD), Segera Dilaporkan ke Penegak Hukum
HADIRI— Masyarakat dari berbagai unsur Nagari Air Haji Barat menghadiri musyawarah soal alokasi dana desa di UDKP Kecamatan Linggo Sari Baganti, Rabu (5/12).

PESSEL, METRO – Musyawarah penjelasan terkait hilangnya anggaran kegiatan bidang pemberdayaan seperti seni dan budaya, pembangunan poskamling di tiga kampung, kegiatan sarana olahraga Nagari Air Haji Barat alokasi Dana Desa (DD) tahun 2017 lalu, dilaksanakan, di UDKP Kantor Camat Linggo Sari Baganti, Rabu (5/12). Menurut Anton mantan anggota Badan Musyawarah (BAMUS) Nagari tahun 2017 kepada media mengatakan, penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2017 lalu, bidang pemberdayaan masyarakat yang sudah ada di (Anggaran Pendapatan Belanja) APB-Nagari Air Haji Barat, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pesisir Selatan tidak pernah terealisasi sampai saat ini.

Hingga beberapa hari yang terjadi penyegelan kantor walinagari Air Haji Barat, oleh pemuda dan masyarakat. Hal ini akan dilaporakan dan dilanjutkan ke penegak hukum. “Tidak terealisasinya anggaran pemberdayaan masyarakat tahun 2017 lalu khususnya seni budaya, kepemudaan dan olahraga, kerena sebelumnya anggaran itu sudah disepakati bersama. Namun, samapai saat ini realisasinya tak jelas. Pemuda sampai saat ini tak kunjung dilibatkan, “ jelas Anton.

Pj. Wali Nagari Air Haji Barat, Zulkarnaini Aziz mengatakan, pengembokan kantor nagari itu tidak datang nya mantan Pj. Wali Nagari Acan Syafri yang diundang, untuk diajak bermusyawarah kemana uang anggaran bidang pemberdayaan masyarakat nagari tahun 2017 lalu, maka dengan emosi masyarakat melepaskan sasarannya untuk mengembok kantor nagari.

Dikatakan, juga dari kejadian tersebut maka sudah dua kali diundang masyarakat untuk mengadakan Musrenbag Nagari tidak jadi terlaksana akibat protes terkait pengunaan anggaran tahun 2017 yang lalu itu, Ia tidak bisa berbuat banyak karena itu tidak semasa ia jadi walinya. “Sehingga saat ini Nagari Air Haji Barat yang belum melaksanakan Musrenbag, ini akan membuat kegiatan tahun 2019 nanti menjadi terganggu karena untuk melaksakan kegiatan harus ada musrenbag nagari dulu” keluh Zulkarnaini Aziz.

Menurut Zulkarnaini Azis anggaran tahun 2017 lalu itu tidak ada sisa “di rekening nagari sisa anggaran nol rupiah, maka tidak bisa saya menjawab kepada masyarakat kemana uang tersebut dipergunakan karena APB tahun 2017 lalu itu belum ada saya lihat.

Pj Wali Nagari Air Haji Barat Acan Safri Mantan saat dikonfirmasi menyampaikan, dirinya sudah bekerja sesuai aturan, terkait pengunaan anggaran pemberdayaan tersebut dialihkan ke program pembangunan Gedung Serba Guna Nagari Air Haji Barat. “Anggaran tersebut tidak bisa direalisasikan saat itu karena kegiatan pemuda seperti kegiatan petatah dan petitih tersebut tidak ada legalitasnya maka untuk mengunakan anggaran harus ada pertanggung jawabannya, dari hal tersebut tidak terealisasi bahkan ada tiga program dialihkan,” ujarnya.

“Pertama saya jadi wali hanya satu bulan, makanya saya tidak tahu adanya kegiatan tersebut dan ditambah lagi SK pembentukan kelompok kegiatan tidak ada. Bahkan saya tidak pernah melihat adanya kegiatan kelompok yang diajukan itu. Saya sendiri tidak bisa membuat SK kelompok kegiatan, karena kegiatan yang diajukan pada bulan Maret sementara saya di tunjuk jadi Pj Wali Nagari bulan Oktober 2017 lalu,” ujar Acan

Menurut Acan Safri, semua anggaran 2017 tersebut sudah sesuai dengan aturan petunjuk teknis (Juknis) penggunaan anggaran nagari. Bahkan, sudah disetujui 3 dari 5 orang Bamus, Salah satu Bamus Anton-red Memang tidak mau menandatangani, sementara sijen, memang tidak berada di tempat. “Karena anton ini Bamus unsur pemuda ini syarat dengan misi politik yang di kemukakan, menurut keterangannya Anton ingin mendapat perhatian masyarakat untuk maju menjadi calon wali nagari, janganlah masyarakat yang di adu domba,” ujar Acan.

Persoalan bakal dilaporkan ke ranah hukum, silahkankan saja mempunyai data yang kongkrit kok. Bahkan, kegiatan ini sudah diperiksa Inspektorat dan mendapat penilaian terbaik dari Ispektorat dari 57 nagari yang diperiksa pada Mei 2018 lalu. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional