Close

Dubes Arab Saudi Temui Gubernur Sumbar, Bahas Umrah hingga Kerjasama Pendidikan, Ekonomi dan Investasi

PERTEMUAN— Dubes Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Bidang Agama, Syekh Ahmad Bin Essa Al Hazmi saling tukar cinderamata saat bertemu Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernuran, Selasa (7/12).

PADANG, METRO–Duta Besar (Dubes) Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Bidang Agama, Syekh Ahmad Bin Essa Al Hazmi saat berkunjung ke Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) bertandang ke Istana Gubernuran, Selasa (7/12).

Kehadiran Syekh Ahmad Bin Essa Al Hazmi disambut Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan membawa rombongan Du­ta besar Arab Saudi ke Auditorium Gubernuran, untuk membicarakan sejumlah hal strategis.

Atase Arab Saudi tersebut didampingi oleh Kepala Kantor Atase Agama Al Ustaz Barraq Al Ameer. Gubernur Sumbar yang akrab dipanggil Buya Mah­yeldi, membahas soal iba­dah umrah dan peluang kerja sama di bidang pendidikan, ekonomi, dan investasi permodalan.

“Alhamdulillah, kami merasa bersyukur, Insya Allah ibadah umrah akan dibuka kembali,” ucap Bu­ya Mahyeldi.

Selain itu, Buya Mah­yeldi mengatakan, terkait pendidikan, dirinya juga meminta kesediaan Kerajaan Arab Saudi untuk menerima juara MTQ Tafsir Alquran yang hafal 30 juz dari Sumbar, untuk diterima di salah satu perguruan tinggi Saudi Arabia, melalui jalur khusus.

“Termasuk anak-anak kami yang lulusan pesantren untuk bisa masuk perguruan tinggi Saudi Arabia,” harap Mahyeldi.

Permohonan Gubernur Sumbar langsung disambut baik oleh Syekh Ahmad Bin Essa Al Hazmi, sebagai perwakilan Kerajaan Arab Saudi di Indonesia.

Syekh Ahmad mengatakan, ini termasuk kerjasama Kerajaan Arab Saudi dengan daerah-daerah di Pulau Sumatera, karena daerah Sumatera mayoritas memeluk agama Islam.

“Selama ini kita belum banyak kegiatan akibat Covid-19, karena adanya permintaan Buya Mahyeldi, kita akan lakukan kerjasama. Salah satunya terkait umrah, Insya Allah akan dibuka kembali. Termasuk penerimaan pendidikan di Arab Saudi,” ungkap Syekh Ahmad.

Tidak hanya itu, Syekh Ahmad juga menyampaikan izin terkait rencana pembangunan Masjid di Kota Payakumbuh dengan luar tanah 5 hektar. Di­per­kirakan nantinya dari Pe­me­rintah Arab Saudi akan mengelontorkan biaya se­besar Rp290 miliar.

Selain itu, pihaknya ju­ga menyampaikan ha­ra­pan­­­nya agar ada pening­katan kerja sama di bidang pendidikan. Baik dengan perguruan tinggi, pesantren maupun lembaga pendidikan yang lain.

Hubungan Pemprov Sum­bar dengan Dubes Kerajaan Arab Saudi memang lagi mesra-mesranya. Pertemuan kali ini me­ru­pakan tindaklanjut per­temuan Buya Mahyeldi engan Dubes Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi di kediamannya, Rabu (17/11) lalu.

Pada pertemuan beberapa waktu lalu itu, Gubernur Sumbar turut didampingi oleh Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sum­bar, Marliosni, dan Staf Khusus Kerjasama Luar Negeri dan Negara Timur Tengah, Dr. Muhammad Zen dan H. Hendri Susanto, Lc.

Buya Mahyeldi mengaku sangat terkesan dan tersanjung atas jamuan yang diberikan oleh Dubes Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia ini. Pertemuan yang sangat bersahabat dan bermanfaat waktu itu, membicarakan banyak hal yang sangat konstruktif. Terutama tentang peluang untuk bekerjasama di beberapa sektor tersebut.

Sebelumnya, Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi menilai pertemuan dengan Gubernur Sumbar ini, sebagai pintu masuk kerjasama Kerajaan Arab Saudi dengan daerah-daerah di Pulau Sumatera.

Bahkan di akhir pertemuan, Dubes Kerajaan Arab Saudi ini menawarkan kepada gubernur untuk mengundang 18 negara Timur Tengah yang memiliki perwakilan di Indonesia untuk datang ke Sumbar. Gayung bersambut, Buya Mahyeldi menyambut baik kedatangan para Duta Besar negara-negara sahabat di Timur Tengah di daerah ini. (ADP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top