Menu

Dua Tenaga Pendidik Positif Virus Corona, Pemko Liburkan Sekolah Dua Minggu

  Dibaca : 236 kali
Dua Tenaga Pendidik Positif Virus Corona, Pemko Liburkan Sekolah Dua Minggu
Genius Umar

PARIAMAN, METRO
Setelah mendapat kabar tentang dua orang warganya positif Covid-19,  kemarin, Wali Kota Pariaman, Genius Umar bertindak cepat dengan menggelar rapat bersama dengan stakeholder terkait, bertempat di Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pariaman.

Dari hasil rapat tersebut diambil keputusan untuk meliburkan kembali seluruh sekolah yang ada di Kota Pariaman selama dua minggu kedepan, mulai dari tingkat SD, SMP/MTsN sampai SMA/SMK/MAN, dan juga untuk lembaga kursus serta PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) yang ada di Kota Paraiaman, juga ditutup untuk sementara waktu.

“Dengan adanya dua kasus Covid-19 di Kota Pariaman, maka status Kota Pariaman telah berubah dari zona hijau menjadi zona kuning, karena itu, kita tidak ingin nantinya virus ini semakin meluas, apalagi dua orang tersebut adalah tenaga pendidik,” ujarnya.

Setelah beberapa bulan nol kasus covid-19, Kota Pariaman kembali mencatatkan dua kasus baru, dan ini merupakan hasil dari tes swab yang dilakukan  kepada tenaga pendidik Kota Pariaman.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan instansi vertikal dan Forkopimda Kota Pariaman, yang pada dasarnya mereka mendukung penuh keputusan ini, dimana untuk sementara waktu, sekolah yang ada di Kota Pariaman diliburkan kembali, terhitung mulai Senin, 20 Juli,” ungkap Genius.

“Mulai Senin, anak-anak akan kembali belajar dengan sistem daring, sampai situasi kondusif kembali, karena kita tidak menginginkan adanya peningkatan kasus yang ada di sekolah, denagn begitu kita bisa menekan tingkat penyebaran dari Covid-19 ini,” terangnya.

Genius Umar juga mengajak agar masyarakat patuh terhadap anjuran yang telah diberikan oleh pemerintah dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam kehidupan kita sehari-hari.

“Kita berharap dengan adanya adaptasi kebiasaan baru, dimana kita wajib memakai masker diluar ruangan atau dikerumunan orang, membiasakan selalu mencuci tangan pakai sabun dan selalu menyediakan hand sanitizer, serta tidak berjabat tangan atau bersentuhan dengan orang lain terlebih dahulu,” jelasnya.

“Semoga dengan adanya kasus Covid-19 di Kota Pariaman ini, kita dapat intropeksi diri, berbenah untuk selalu waspada dan hati-hati dan yang terpenting patuhi anjuran pemerintah tentang melaksanakan protokol kesehatan sebagai sebuah adaptasi kebiasaan baru di kehidupan kita,” tutupnya. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional