Close

Dua Sopir Hoyak Ditangkap Jual Sabu

Kasat Narkoba Polres Pasbar AKP Antonius Dachi sedang meperlihtkan BB sabu tersebut yang di amankan dari pengedarnya Aan warga jambak. hendi
Diduga memiliki sabu, sopir hoyak dibekuk tim Ditresnarkoba Polda Sumbar di dua lokasi yang berbeda, Minggu (18/10/2015).

PADANG, METRO–Diduga memiliki sabu, dua sopir hoyak dibekuk tim Ditresnarkoba Polda Sumbar di dua lokasi yang berbeda di Padang, Minggu (18/10) sekitar pukul 00.05 WIB. Keduanya ditangkap tanpa perlawanan. Kedua pelaku tersebut adalah Rizki Zulkarnain Putra (19), warga Perumahan Bumi Gordang Damai Korong Gadang, Kuranji dan Mahyudin (33) warga Tabing. Dari tangan kedua pelaku petugas mengamankkan delapan paket kecil sabu.

Informasi yang dihimpun POSMETRO, penangkapan pelaku ini berawal dari petugas yang melakukan penyelidikan di lapangan untuk memburu para pengedar barang haram. Penyelidikan Tim Ditresnarkoba Polda Sumbar membuahkan hasil dan diketahui pelaku Rizki tengah berada di Jalan Juanda, depan Ero Tours.
Mengetahui hal itu, petugas langsung bergegas ke lokasi untuk menangkap pelaku. Setiba disana, petugas berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan. Dari tangannya, polisi berhasil menyita satu paket kecil sabu.

Tidak puas dengan satu tangkapan itu, tim Ditresnarkoba Polda Sumbar mengorek keterangan dari Rizki tentang siapa saja jaringannya. Berkat nyanyian Rizki, petugas kembali mengantongi satu identitas lagi yang merupakan pengedar.
Dari keterangan Rizki, petugas mengetahui Mahyudin yang merupakan pengedar sabu. Tanpa membuang waktu, petugas langsung memburunya saat diketahui berada di Jalan S. Parman. Setiba di sana, petugas melihat pelaku sendirian. Lalu, petugas langsung menyergapnya tanpa perlawanan.

Dari tangan Mahyudin, petugas menyita tujuh paket kecil sabu yang siap untuk dijual. Setelah memastikan seluruh barang bukti telah diamankan, keduanya langsung digiring ke Mapolda Sumbar untuk pengusutan lebih lanjut.

Direktur Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Alamsyah Marzoeki melalui Kabag Bin Ops, AKBP M. Yasli mengatakan, kedua pelaku telah menjadi target operasi (TO) petugas. Pihaknya telah lama melakukan pengintaian untuk bisa menangkap pelaku. “Berkat hasil kerja keras petugas kedua pelaku berhasil ditangkap. Saat ini keduanya tengah diperiksa secara intensif untuk dilakukan pengembangan,” ujarnya.

Dikatakannya, hingga kemarin setelah keduanya ditangkap petugas tetap melakukan pengembangan guna memburu kaki tangan maupun jaringan pelaku. ”Petugas kita masih berada di lapangan untuk memburu jaringan kedua pelaku. Selain itu, kami belum bisa menetapkan pasal apa terhadap kedua pelaku. Sebab, keduanya masih diperiksa dan kami belum mengetahui apa saja peran mereka,” kata dia.

Yasli mengimbau kepada seluruh warga, apabila menemukan atau melihat seseorang yang mencurigakan ataupun bertransaksi narkoba di lingkungannya, jangan takut melaporkan kepada kantor polisi terdekat. “Mari kita bersama-sama memerangi peredaran narkoba di Sumbar ini.mami Mudah-mudahan tidak ada lagi pelaku yang berani mengedarkan barang haram ini di ranah minang,” harapnya.

Edarkan Narkoba, Pelor Diringkus

Diduga memiliki sabu dan ganja, seorang pria ditangkap tim gabungan Resnarkoba Polresta Padang di rumahnya, Jalan Seberang Padang III Kelurahan Seberang Padang, Padang Selatan, Minggu (18/10) sekitar pukul 14.30 WIB. Dari tangan tersangka yang bernama Hengki Eka Putra alias Pelor (44) polisi menyita barang bukti, dua paket sedang sabu, sembilan paket kecil sabu, satu paket sedang daun ganja, satu timbangan digital, lima pirex kaca, 28 karet kompeng, satu pak plastik untuk kemasan sabu, satu set alat hisap sabu dan sepuluh korek api mencis.

Informasi yang dihimpun POSMETRO, penangkapan pelaku ini berawal dari penyelidikan petugas di lapangan terkait adanya peredaran narkoba di lokasi kejadian. Penyelidikan petugas membuahkan hasil dan diketahui pelaku memiliki narkoba kemudian sengaja mengedarkannya di lokasi tersebut.

Tanpa membuang waktu, petugas gabungan langsung mengintai rumah pelaku. Dimana sebelumnya, petugas gabungan melacak dan mencari tahu dimana rumah pelaku. Tidak menunggu lama, petugas melihat pelaku tengah berada di sana. Lalu, petugas langsung menyergap pelaku tanpa ada perlawanan.
Saat ini, pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Mapolresta Padang guna pengusutan lebih lanjut, namun polisi masih melakukan pengembangan terkait kasus tersebut. Ketika ditangkap, petugas menyita seluruh barang bukti yang telah diamankan petugas. Setelah itu, petugas membawa pelaku ke Mapolresta Padang untuk pengusutan lebih lanjut.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kasat Resnarkoba, Kompol Daeng Rahman mengatakan, pelaku ditangkap setelah petugas melakukan penyelidikan. “Pelaku telah menjadi target operasi (TO) kami. Saat ini pelaku masih diperiksa secara intensif oleh penyidik,” kata Daeng.

Daeng mengatakan, hingga saat ini pelaku masih memilih bungkam dan belum mau memberitahukan darimana dia mendapatkan barang haram tersebut. Pelaku ini merupakan pengedar. “Dia pengedar di seputaran tempat tinggalnya. Saat ini kami masih mengembangkan kasus ini, untuk mengungkap jaringan pelaku,” ujar Daeng.

Dikatakannya, kemungkinan pelaku akan dijerat dengan pasal 112 junto 114 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman kurungan diatas lima tahun penjara. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top