Menu

Dua Pria Mabuk Bawa Senjata Tajam

  Dibaca : 76 kali
Dua Pria Mabuk Bawa Senjata Tajam
SEDANG MABUK DAN SAKAU— Konsumsi miras dan narkoba, dua pemuda kedapatan sedang membawa senjata tajam.

PAYAKUMBUH, METRO – Dua pria asal Kabupaten Limapuluh Kota kedapatan membawa senjata tajam berupa celurit dan gigi tarik kendaraan yang sudah dimodifikasi menjadi senjata tajam (sajam). Celakanya, dua orang ini sedang mengonsumsi minuman keras dan satu orangnya juga mengaku mengonsumsi ganja dan sabu.

“Keduanya kita amankan dekat jalan lingkar utara, Kota Payakumbuh. Petugas mencurigainya karena mengonsumsi miras dan ternyata yang bersangkutan juga membawa senjata tajam. Setelah kita lakukan interogasi, salah seorang mengaku mengonsumsi narkoba jenis ganja dan sabu,” jelas Kasat Pol PP Devitra.

Disampaikan Kasat Pol PP Devitra, karena keduanya masih berusia anak-anak, maka yang bersangkutan hanya membuat surat pernyataan yang ditandatangi orang tuanya. Meski begitu, Tim 7 menyita dua senjata tajam yang dimiliki keduanya.

“Mereka masih di bawa umur. Kita hanya panggil orang tuanya dan membuat surat penyataan. Kemudian sajamnya kita sita. Tentu kalau nanti kedapatan melakukan perbuatan yang sama kita akan proses lebih jauh,” jelas Kasat mewanti-wanti.

Selain dua orang yang memiliki sajam dan mengonsumsi miras, Tim 7 juga mengamankan 4 orang remaja di Simpang Tanjung Anau, dimana dua orang di antaranya wanita. Kemudian di lokasi lain Tim 7 juga mengamankan 6 orang dua di antaranya wanita yang masih nongkrong di pinggir jalan hingga pukul 03.30 WIB dini hari.

“Mereka kita amankan karena masih nongkrong hingga larut malam. Kemudian kita curigai mereka akan melakukan balapan liar. Maka setelah kita menyisir lokasi-lokasi tempat nongkrong muda mudi pada malam Minggu dan arena balap liar, maka kita amankan 5 kendaraan bermotor bersama pemiliknya ke kantor Pol PP,” sebut Devitra.

Disampaikannya, di antara lokasi yang dilakukan razia pada malam Minggu itu dan dianggap rawan terjadinya tempat nongkrong muda mudi dan rentan terjadinya pelanggaran Trantibum seperti jembatan dan Bantaran Sungai Panago Batang Agam, Gelanggang Kubu Gadang, Simpang Warna Warni dan Simpang Bypass Ngalau Indah.

Tertibkan Tempat Karaoke

Selain menyisiri tempat-tempat rawan terjadinya pelanggaran Trantibum dan maksiat, Tim 7 juga menyisiri tempat hiburan malam seperti karaoke di daerah Ngalau termasuk tempat Saluang yang masih beroperasi sampai jam 03.00 WIB dini hari.

“Kita berikan teguran ke karaoke dan salung yang masih beroperasi sampai tengah malam, karena sudah menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat sudah merasa terganggu karena jam operasional yang sudah melewati batas, bunyi musik yang mengganggu istirahat masyarakat serta secara tertulis pemilik sebelumnya juga sudah membuat perjanjian,” jelas mantan Kabid Humas DPRD Kota Payakumbuh ini. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional