Close

Dua Pengendara Tewas Terlindas Pikap

DIEVAKUASI KE RS— Kedua Korban saat menjalani pemeriksaan di RSUD Lubuk Sikaping Pasaman. (amir mahmud/posmetro)

PASAMAN, METRO – Memasuki Lebaran ketiga tahun 2019, Jumat (7/6) dua pengendara sepeda motor tewas terlindas mobil pikap Daihatsu Gran Max Nopol BK 8508 DA yang dikemudikan Herpalus Debata Raja.

Kejadian nahas itu terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Muara Manggung, Jorong VII, Kenagarian Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Jumat (7/6) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kedua korban yang dikabarkan meninggal dunia tersebut yakni bernama Defi Handayani (20) dan Ernineti (46) yang merupakan warga Jorong Padang Sarai Kenagarian Aia Manggih Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman.

Kejadian itu dibenarkan Kasatlantas Polres Pasaman Iptu Juliaman. Dia mengungkapkan, kejadian itu berawal di saat sepeda motor yang dikendarai kedua korban bernama Defi Handayani bersama Ernieti datang dari arah Kecamatan Lubuk Sikaping menuju Kecamatan Bonjol dengan melaju kecepatan tinggi dan diduga kurang menjaga jarak dengan kendaraan yang ada didepannya yakni kendaraan pick up merk Mitsubishi L 300 Nopol BA 9608DZ dikemudikan oleh Ismail.

Saat kendaraan pikap di depannya yang dikemudikan Ismael mengurangi kecepatan dan hendak keluar jalan sebelah kiri tertabrak oleh sepeda motor yang dikendarai oleh korban tepatnya pada bagian belakang sebelah kanan mobil. Sehingga sepeda motor yang dikendarai kedua korban rebah dan terjatuh ke sebelah kanan jalan dan saat terjatuh di badan jalan sebelah kanan. Pada waktu yang bersamaan tiba-tiba kendaraan dari arah berlawanan datang dengan kecepatan tinggi yakni kendaraan pick up merk Daihatsu Grand Max No.Pol. BK-8508-DA dikemudikan Herpulus Debata Raja sehingga menabrak hingga menyeret kedua korban hingga beberapa meter.

Akibat dari kejadian itu kedua korban bernama Defi Handayani (20) dan Ernineti (46) tewas seketika dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Lubuk Sikaping Pasaman untuk dilakukan pemeriksaan.

Korban Defi Handayani mengalami luka serius yakni menderita tengkorak kepala pecah, luka lecet di tangan kiri dan kanan ditambah kaki kanan patah. Sementara korban bernama Erniati menderita kaki kanan dan tangan kanan patah ditambah bagian dada luka memar.

Julisman mengimbau kepada para pengendara sepeda motor agar tetap berhati-hati saat mengendarai sepeda motor dan mematuhi aturan berlalu lintas. Ia juga meminta kepada para orang tua agar tidak memberikan kendaraan kepada anaknya yang masih dibawah umur. (cr6)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top