Menu

Dua Pemain Narkoba Diciduk saat Hujan Lebat

  Dibaca : 2365 kali
Dua Pemain Narkoba Diciduk saat Hujan Lebat
Delviola Mawaddah 1804078 Prodi S1 Farmasi, Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS)

Say no to rug -

PADANG, METRO–Di tengah guyuran hujan deras, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar tetap berupaya memberantas peredaran narkoba. Buktinya, dua orang pria berhasil ditangkap di Jalan Batang Antokan, kawasan GOS H. Agus Salim, Kecamatan Padang Barat, Jumat (11/12) malam kemarin.

Kedua tersangka tersebut yakni, Muhamad Rafi (21) dan Tomi (20) telah diamankan di Mako Dit Res Narkoba Polda Sumbar terkait kepemilikan barang bukti satu paket sedang dan dua paket kecil sabu seharga Rp3 juta yang ditemukan saat penangkapan. Saat ditangkap, kedua tersangka bersama dua temannya, namun karena tidak terbukti, kembali dilepaskan.

Penangkapan terhadap kedua pelaku ini berawal dari penyelidikan petugas terkait peredaran narkoba di kawasan GOR Agus Salim. Penyelidikan itu akhirnya membuahkan hasil. Diketahui kedua pelaku merupakan sindikat pengedar sabu di sana. Lalu, petugas berusaha memancing pelaku untuk keluar dari sarangnya.

Petugas pun melakukan penyamaran dengan berpura-pura sebagai pembeli. Salah seorang petugas yang menyamar sebagai pembeli tidak diketahui oleh pelaku. Lalu, mereka pun menentukan lokasi untuk transaksi barang haram tersebut. Setelah itu, mereka pun bertemu di lokasi. Saat transaksi, pelaku ini mengetahui kedatangan petugas. Mereka pun kabur meskipun hujan deras mengguyur.

Petugas yang tidak ingin buruannya lepas langsung melakukan pengejaran. Untuk menghentikan langkah pelaku, petugas pun mengeluarkan tembakan peringatan. Akibatnya, keempat pria itu langsung menghentikan pelariannya setelah mendengar letusan senjata api petugas. Petugas pun langsung mengejar dan meringkus mereka.

Direktur Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Alamsyah Marzoeki melalui Kabag Bin Ops, AKBP M. Yasli mengatakan, kedua pelaku merupakan target operasi (TO) petugas. Saat ini, kedua pelaku masih diperiksa secara intensif oleh penyidik guna pengembangan kasus dan mencari jaringan dari para pelaku ini.

“Sepekan lamanya kami mengintai kedua pelaku. Memang kita mengamankan empat orang saat itu, namun karena tidak terbukti terlibat hanya ikut lari saat petugas mengejar, dua orang kembali dilepaskan. Saat ini, kami berupaya mengembangkan kasus ini. Mudah-mudahan jaringan mereka bisa diungkap,” ujar Yasli.

Yasli mengatakan, setelah penangkapan itu, petugas berupaya mengorek keterangan dari kedua pelaku darimana mereka mendapatkan barang haram itu. Namun, hingga saat ini kedua pelaku masih bungkam perihal asal barang haram tersebut. Bahkan, pelaku selalu saja berdalih kalau tindakan mereka itu sudah melanggar hukum.

“Untuk sementara kita menetapkannya sebagai tersangka yang berperan sebagai pengedar. Kita akan jerat keduanya dengan pasal 112 dan 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun keatas dan denda Rp800 juta,” pungkasnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional