Menu

Dua Nagari Dilanda Angin Kencang, Empat Rumah Ditimpa Pohon Tumbang

  Dibaca : 136 kali
Dua Nagari Dilanda Angin Kencang, Empat Rumah Ditimpa Pohon Tumbang
EVAKUASI—Tim TRC BPBD Limapuluh Kota, dibantu masyarakat melakukan evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga.

LIMAPULUH KOTA, METRO
Hujan deras disertai angin kencang (Puting Beliung) mengamuk di Dua Nagari di Kabupaten Limapuluh Kota. Mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa 4 unit rumah warga serta menghambat Jalan umum, Selasa (16/3) sekitar pukul 17.00 Wib.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materi akibat pohon tumbang yang menimpa Dua rumah warga di Jorong VIII Kampuang, Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak dan Dua rumah warga di Jorong Tambuang dan Subarang Parit, Nagari Koto Tangah Batu Hampa, Kecamatan Akabiluru, hingga jutaan rupiah.

“Memang saat hujan deras sore kemarin (Selasa. Red), disertai angin kencang sehingga menimbulkan pohon tumbang dan menimpa rumah warga dan jalan umum. Tidak ada korban jiwa, tapi rumah warga mengalami kerusakan ringan dan sedang yang menimbulkan kerugian materi jutaan rupiah,” sebut Camat Akabiluru, Khris La Deva, Rabu (17/3) kepada wartawan.

Disampaikannya, Pusdalops-PB melalui tim reaksi cepat (TRC) langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi terhadap pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan menutup akses jalan. Dibantu pihak Damkar dan PLN dan masyarakat. Dengan evakuasi cepat yang dilakukan tim Pusdalops pohon tumbang berhasil disingkirkan dan akses jalan umum kembali bisa dilalui.

Kepala BPBD Limapuluh Kota, H.Jhoni Amir melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Rahmadinol, membenarkan hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah warga. Sedikitnya, ada 4 rumah warga yang ditertimpa pohon di Dua Nagari dan Dua Kecamatan di Limapuluh Kota.

“Memang benar ada angin kencang yang terjadi di Dua Nagari di Dua Kecamatan, akibatnya ada 4 rumah yang ditimpa pohon tumbang dan juga menimpa jalan umum. Kerusakan yang ditimbulkan terhadap 4 rumah itu ringan sampai sedang, dan menyebabkan kerugian jutaan rupiah,” sebut Rahmadinol.

Dia juga menyebut, kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini, masyarakat diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Apakah longsor, banjir dan pohon tumbang akibat angin kencang atau puting beliung.

“Perlu Sosialisasi ke masyarakat dalam mitigasi penebangan pohon yang dekat dengan rumah masyarakat, mengingat adanya potensi pohon tumbang jika terjadi angin kencang yang akan berdampak pada bangunan rumah. Dan kita berharap masyarakat tetap waspada dan hati-hati terhadap berbagai potensi bencana,” tuturnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional