Menu

Dua MTsN Kota Sawahlunto Ukir Prestasi Nasional

  Dibaca : 118 kali
Dua MTsN Kota Sawahlunto Ukir Prestasi Nasional
FOTO BERSAMA-- Kankemenag Sawahlunto Dedi Wandra foto bersama saat menerima kedatangan para siswi MTsN yang berhasil pada ajang bergengsi MYRES.

SAWAHLUNTO, METRO–Prestasi yang mem­bang­gakan diraih dua Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Sawahlunto di anata­ranya MTsN 1 dan MTsN 2 sukses meraih 50 proposal terbaik tingkat Nasional pada ajang bergengsi Madrasah Young Research Super Camp (MYRES) 2021.

Kankemenag Kota Sa­wah­lunto Dedi Wandra di ruang kerjanya, Selasa (24/8) mengucapkan selamat atas kesuksesan dari dua MTsN Sawahlunto. “Selamat anan­da semua semoga masuk Grand Final dan bisa terbaik tingkat Nasional,” ujar Dedi Wandra, kemarin.

Di samping itu Dedi Wan­dra juga memberikan moti­vasi kepada siswi madrasah Sawahlunto peraih 50 proposal terbaik tingkat Nasional didampingi Pelaksana tugas Kasi Penmad, Azwir, Kepala MTsN 2 Sawahlunto, Tatis Arni beserta dua orang guru pen­damping.

Dari ribuan peserta selu­ruh Indonesia, tiga proposal penelitian siswa MTsN Sa­wahlunto berhasil lolos tahap satu dan akan mengikuti seleksi presentase proposal secara virtual tanggal 26 sampai dengan 29 Agustus besok.

“Di Sumbar hanya 5 MT­sN yang jebol yaitu MTsN 2 Sawahlunto sebanyak dua proposal atau 2 tim sedan­g­kan MTsN 1 Sawahlunto, MT­sN 6 Padang, MTsN 3 50 Kota dan MTs Swasta Bulaan Kam­ba Agam, masing – masing satu proposal,” ulas Dedi Wandra.

Menurut Dedi, Myres me­ru­pakan kompetensi ber­gengsi di bidang penelitian dan penulisan yang digelar Dirjen Pendidikan Islam Ke­menterian Agama RI untuk menumbuhkan budaya me­ne­liti di kalangan siswa ma­drasah sekaligus mendorong penelitian mereka yang ori­sinal, berkualitas dan kom­petitif.

Kepala MTsN 2 Sawah­lunto, Tatis Arni menye­but­kan, siswinya yang lolos tersebut adalah Ridha Andini Pratiwi bersama rekannya Rahmatul Husna dengan judul, “Pengaruh dialek Ba­hasa Tansi Durian 1 terhadap tuturan peserta diidik MTsN 2 Kota Sawahlunto, Ruvitcha Nurul Navarah dan Nakeisya Sara Ramadhani dengan judul penelitian, “Pengaruh membaca dan menulis de­ngan Kata-kata yang sama secara berulang terhadap daya ingat peserta didik.

Untuk MTsN 1 di Talawi, Rahmi Dwi Ramadhani ber­sama rekannya Syifa Yoselin dengan judul proposal pene­litian, “Tradisi Baralek Surau dalam menjaga nilai ke­isla­man dalam masyarakat Ke­ca­matan Talawi Kota Sawah­lunto.” Peserta yang dinya­takan sebagai pemenang selanjutnya melakukan prak­tek penelitian di lapangan. (pin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional