Menu

Dua Motor Lago Kambiang di Bypass, Pengendara Terpental dan Pingsan

  Dibaca : 592 kali
Dua Motor Lago Kambiang di Bypass, Pengendara Terpental dan Pingsan
EVAKUASI— Petugas Lakalantas Polresta Padang mengevakuasi dua sepeda motor yang bertabrakan di Bypass, Batipuh Panjang, Kototangah, Padang, Jumat (27/9) pagi. (romi rahmat/posmetro)

PADANG, METRO – Simpang empat depan Kantor Basarnas KM 25 Bypass, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Kototangah menjadi saksi dua pengendara sepeda motor bertabrakan. Beruntung dalam lago kambiang itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Kecelakaan terjadi Jumat (27/9) sekitar pukul 07.30 WIB. Walaupun tidak ada korban jiwa, keadaan kendaraan rusak parah. Darah pun berserakan di jalan. Barang bukti langsung dibawa ke Unit Laka Lantas Polresta Padang, sedangkan kedua pengendara dibawa ke Rumah Sakit Siti Rahmah, Bypass.

Informasi yang diterima, sepeda motor Yamaha Mio BA 4428 TE yang dikendarai Toni Chandra (43), warga Simpang Tanjung, Korong Sungai Pinang, Kelurahan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman datang dari arah barat belok kanan menuju selatan atau dari arah Jalan Basarnas belok kanan menuju Simpang Anak Air.

Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP) tertabrak oleh sepeda motor Honda merek CBR tanpa pelat nomor yang dikendarai oleh Dzaky Najyarib (18). Korban adalah mahasiswa, warga Perum Melati, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji. Datang dari arah utara menuju selatan atau dari arah simpang Duku menuju simpang Anak Air.

Kedua motor rusak berat, bahkan salah satu motor penyok, kedua pengandara terpelanting sejauh 50 Meter. Melihat kejadian itu warga pun datang dan membawa kedua pengendara ke rumah sakit terdekat.

Erno (33), warga sekitar menjelaskan, benturan keras sangat jelas berbunyi dan dia kira ada bom yang meletus, rupanya kecelakaan.

“Saya bersama warga lainnya langsung kesana. Kami melihat kedua pengendara tergeletak di jalan dalam keadaan penuh luka. Bahkan salah satu pengendara pingsan,” ujarnya.

Kanit Laka Lantas Polresta Padang Iptu Efriadi menjelaskan, ketika mendapat informasi adanya kecelakaan dia pun bersama dengan anggota langsung ke TKP. “Kedua barang bukti sudah diamankan oleh warga, kita pun membawanya dan langsung melakukan olah TKP,” katanya.

Dia menyebut, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. “Kasus ini masih dalam penyelidikan kita. Memang kawasan tersebut sangat rawan kecelakaan karena lokasi tersebut merupakan jalur kencang. Kami mengimbau kepada para pengendara hati-hati jika melewati kawasan itu,” ujarnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional