Menu

Dua Kurir Gagal Kirim Ganja Pakai JNE

  Dibaca : 398 kali
Dua Kurir Gagal Kirim Ganja Pakai JNE
KURIR GANJA— Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan menunjukkan barang bukti ganja kering yang akan dikirim dua tersangka melalui jasa ekspedisi JNE, kemarin.

PARIAMAN, METRO – Polres Pariaman menangkap dua tersangka kurir narkoba dengan berat barang bukti (BB) sekitar dua kilogram ganja kering yang dikirimkan pelaku melalui jasa ekpedisi JNE. Barang haram ini terdiri dari dua paket dengan berat 1,96 kilogram.

Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan mengatakan, dari pengakuan tersangka, yang bersangkutan diperintah seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dengan cara komunikasi telepon genggam. Tersangka diminta menjemput barang haram itu di suatu tempat dan mengantarkan ke JNE untuk dikirimkan ke Bekasi, Jawa Barat.

Meskipun pihaknya telah mengetahui bahwa tersangka diperintah oleh seorang narapidana di Lapas namun ia enggan menyebutkan lokasi Lapas mana karena masih dalam penyelidikan. “Ini masih informasi sementara. Kami masih mendalami kasusnya. Mungkin saja yang bersangkutan bohong,” ujarnya.

Ia menyampaikan, terbongkarnya kasus tersebut berawal pada Kamis (16/1) ketika ada seseorang mengantarkan paket ke JNE Pariaman yang hasil pernyataanya berisi rendang.

Namun pihak JNE curiga dengan baunya dan memeriksa isinya yang ternyata berisi ganja kering sehingga pihak ekspedisi melaporkan hasil temuan itu ke Polisi. “Mereka melapor ke Polisi dan anggota pun langsung mencari rumah pelaku yang mengirimkan paket tersebut, namun pada hari itu tersangka tidak ditemukan,” ujarnya.

Pengintaian pun kembali dilanjutkan pada Jumat (17/1) yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB di Kecamatan Pariaman Utara dan tersangka atas nama Riko (24) berhasil ditangkap sekitar dua jam berikutnya.

Setelah dilakukan pengembangan, lanjutnya, diketahui yang bersangkutan tidak sendiri namun ada teman lainnya Rudi (30). Sehingga pihak kepolisian langsung menuju rumahnya di Nagari Limau Purut, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padangpariaman.

Atas perbuatannya, lanjutnya, pelaku dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal lima tahun sampai maksimal 20 tahun atau seumur hidup. (z)

Editor:
KOMENTAR

1 Komentar

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional