Menu

Dua Hari Tes Covid-19 Anjlok, Angka Kematian Tembus 1.487 Jiwa

  Dibaca : 187 kali
Dua Hari Tes Covid-19 Anjlok, Angka Kematian Tembus 1.487 Jiwa
etelah tes spesimen Covid-19 sempat naik dalam beberapa hari, dalam dua hari berturut-turut tes kembali anjlok.

JAKARTA, METRO–Setelah tes spesimen Covid-19 sempat naik da­lam beberapa hari, dalam dua hari berturut-turut tes kembali anjlok. Hari ini tes kembali rendah di angka 160 ribu spesimen. Lebih rendah dari Minggu (25/7) 173 ribu tes spesimen. Alhasil, kasus Covid-19 drop. Kasus harian yakni 28.228 kasus. Kini total sudah 3.194.733 orang terinfeksi Covid-19.

Penurunan terlihat dari pemeriksaan spesimen. Sebelumnya penuru­nan tes juga sempat terjadi pada Rabu (21/7) 153.330 spesimen. Lalu 179.275 spesimen pada Selasa (20/7), 160.686 spesimen pada Senin (19/7), 192.918 spesimen pada Minggu (18/7). Alhasil tak heran jika kasus harian ikut turun.

Tes yang rendah justru tak sejalan dengan angka kematian. Rendahnya kasus justru tak berbanding lurus dengan angka kematian yang masih tinggi di atas seribu jiwa.

Angka kematian hari ini 1.486 jiwa sehari. Angka kematian juga mencapai rekor tertinggi selama pandemi seiring dengan angka ketersediaan tempat tidur (BOR) di RS yang semakin pe­nuh.

Jawa Timur mencatatkan kematian paling tinggi sebanyak 371 jiwa sehari. Jawa Tengah 270 jiwa sehari. DKI Jakarta 160 jiwa. Jawa Barat 226 jiwa.

Kasus Covid-19 terbanyak harian disumbang Ja­wa Barat 4.368 kasus. Jawa Tengah 4.021 kasus. Jawa Timur 3.157 kasus. Jogjakarta 2.667 kasus. DKI Jakarta 2.662 kasus.

Kasus aktif turun 13.633 kasus sehari. Jumlah pa­sien aktif kini sebanyak 560.275 orang. Hanya 121.266­ orang yang diperiksa dengan metode TCM, PCR, dan antigen. Angka positivity rate mencapai 23,28 persen.

Pasien sembuh harian bertambah 40.374 orang. Paling banyak kasus sembuh terjadi di DKI Jakarta sebanyak 14.665 orang. Dan total angka kesembuhan saat ini sebanyak 2.549.692 ­orang.

Sudah 510 kabupaten ko­ta terdampak Covid-19. Tak ada provinsi di bawah 10 kasus. Dan tak ada satupun provinsi dengan nol kasus.(jpc)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional