Menu

Dua Hari Babak Penyisihan, Cabang Khath Al Quran Terbanyak Pesertanya

  Dibaca : 78 kali
Dua Hari Babak Penyisihan, Cabang Khath Al Quran Terbanyak Pesertanya
PERLOMBAAN—Suasana perlombaan Cabang Kaligrafi Seni Al Quran pada MTQ ke-XXVIII tingkat Nasional

PADANG, METRO
Perlombaan Cabang Kaligrafi Seni Al Quran telah berlangsung selama dua hari pada MTQ ke-XXVIII tingkat Nasional. Pada babak penyisihan ini, Cabang Khath Al Quran terlihat paling banyak pesertanya untuk sekali perlombaan. Meski demikian, penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan secara ketat untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19.

Hari kedua ini (Senin-red), sebanyak 52 peserta yang ikuti lomba di golongan Khath Dekorasi. Terdiri dari 27 orang putra dan 25 orang putri. “Sehari sebelumnya di golongan Khath Naskah sebanyak 55 orang. Terdiri dari 28 putra dan 27 putri,” sebut Ketua Venue Cabang Seni Kaligrafi Al Quran, H. Amrizal, M.Ag, saat ditemui kemarin di lokasi perlombaan di GOR UNP.

Ia mengatakan, babak penyisihan di Khath Al Quran dilaksanakan selama empat hari. Golongan Naskah pada hari pertama (Minggu-red), kemudian Golongan Dekorasi di hari kedua. Di hari ketiga golongan Hiasan Mushaf, dan pada Kamis atau dihari terakhir babak penyisihan untuk golongan kontemporer. “Setelah mengikuti babak penyisihan ini, nantinya tiga orang terbaik putra dan putri masing-masing golongan akan melaju babak final di cabang Kaligrafi Seni Al Quran, Kamis, 19 November 2020,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagai salah satu venue yang diikuti banyak peserta sekali perlombaan, penerapan protokol kesehatan ketat diterapkan. Meskipun sebelumnya para peserta sudah melakukan test swab dan dipastikan aman, namun tetap pemeriksaan suhu dilakukan kepada setiap peserta sebelum memulai perlombaan.

“Sebelum masuk arena lomba, ada petugas yang melakukan pemeriksaan suhu peserta. Ada dua petugas yang melakukan pengukuran suhu menggunakan thermogun. Di tempat perlombaan jarak masing-masing peserta juga telah dibuat berjarak, dengan kapasitasnya maksimal 30 orang,” terangnya.

Tak hanya itu, Amrizal menambahkan di setiap meja peserta juga telah ditempatkan hand sanitaizer, kemudian ruangan GOR UNP yang dijadikan tempat perlombaan juga telah disertai dengan sirkulasi udara yang terbuka. “Semuanya diatur sesuai dengan protokol kesehatan, hal ini menjadi upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 terjadi,” ungkapnya.

Wakil Ketua LPTQ Provinsi Sumbar Budi Syukur yang juga hadir meninjau pelaksanaan lomba Cabang Seni Kaligrafi Al Quran di UNP mengatakan, sejauh ini pelaksanakan perlombaan berbagai cabang di MTQ Nasional XXVIII di beberapa venue berjalan lancar. Di antaranya di cabang kaligrafi.

“Alhamdulilah, semuanya berjalan lancar, di antaranya kaligrafi yang punya unsur seni. Namun saya melihat animo masyarakat yang masih kurang untuk hadir menyaksikan lomba. Kita menghimbau masyarakat Sumbar khususnya Padang untuk beramai-ramai datang menyaksikan alek MTQ ini, dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Terkait capaian kafilah Provinsi Sumbar dalam babak penyisihan yang tengah berlangsung, Wakil Ketua LPTQ Sumbat ini yakin peserta dari Sumbar bisa menghasilkan banyak medali di MTQ Nasional XXVIII.

“Saya mendapatkan kabar sudah ada bebarapa golongan di MTQ Nasional ini peserta kita yang sudah masuk semifinal dan final, semoga dapat memberikan medali dan penampilan terbaiknya untuk Sumbar,” pungkasnya.(fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional