Menu

Dua Gembong Narkoba Masuk Perangkap

  Dibaca : 2164 kali
Dua Gembong Narkoba Masuk Perangkap
PERLIHATKAN BB— Wakapolresta Padang AKBP Kobul Syahrin Ritonga bersama Kasat Narkoba Kompol Abriadi dan Kabag Ops Kompol Sigit Saputra memperlihatkan barang bukti sabu yang diamankan dari dua gembong narkoba.

PADANG, METRO–Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Padang membekuk dua pengedar narkoba jenis sabu di dua lokasi berbeda di Kota Padang, Jumat (13/7). Dari penangkapan kedua pelaku ini, petugas menyita barang bukti berupa sabu sebanyak 70 gram dan satu paket kecil daun ganja kering.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap Yogi Armada (20) di tepi Jalan Pulai, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur. Pelaku dibekuk setelah petugas melakukan penyamaran sebagai pembeli (undercover buy) untuk menjebak pelaku melakukan transaksi narkoba.

Dari tangan Yogi Armada petugas menyita dua paket kecil sabu siap edar dan satu paket daun ganja kering. Petugas melakukan pengembangan kasus, dan dari pengakuan Yogi Armada sabu itu didapatkannya dari pelaku Muhammad Rinaldi (24) yang beralamat di Jalan Parak Laweh Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.

Petugas kemudian menangkap Muhammad Rinaldi di kediamannya. Setelah ditangkap, petugas melakukan penggeledahan dan di rumah itu ditemukan barang bukti tiga paket besar sabu. Setelah itu kedua pelaku digiring ke Mapolresta Padang untuk pengusutan lebih lanjut.

Wakapolresta Padang AKBP Kobul Syahrin Ritonga didampingi Kasat Narkoba Kompol Abriadi mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap kasus ini setelah menggunakan teknik undecover buy. Petugas melakukan penyamaran sebagai pembeli narkoba. Setelah itu dilakukan pengembangan hingga pelaku lain yang berperan sebagai pemasok ikut ditangkap.

”Pelaku merupakan pengedar yang masuk dalam kategori besar. Hal itu dibuktikan dengan jumlah barang bukti yang ditemukan dalam jumlah banyak. Sabu paket besar itu dalam jumlah banyak itu kita temukan di kediaman pelaku Muhammad Rinaldi. Sedangkan di lokasi transaksi dari pelaku Yogi Armada ditemukan dua paket kecil sabu dan satu paket ganja,” kata AKBP Kobul saat press release di Mapolresta Padang, Selasa (19/7).

Kobul menambahkan, pihaknya masih terus mendalami dan menyelidiki dari mana sabu yang ditemukan dari kedua pelaku ini. Menurutnya, kuat dugaan sabu tersebut didapatkan dari luar Kota Padang. Pasalnya, dapat dipastikan di Kota Padang belum ditemukan adanya indikasi pembuatan sabu.

”Kedua pelaku satu jaringan. Yogi membeli sabu dari Muhammad Rinaldi. Kita masih terus menelusuri jaringannya, sehingga siapa yang menjadi pemasok sabu kepada pelaku bisa ditangkap. Pelaku sejauh ini masih bungkam darimana asal sabu itu didapatkan. Terhadap pelaku akan dijerat pasar 112 jo 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika jenis sabu dengan ancaman hukuman maksimal hukuman seumur hidup,” jelas AKBP Kobul.

Informasi yang dihimpun, ditangkapnya pelaku berawal dari penyelidikan yang dilakukan anggota Satresnarkoba Polresta Padang terkait peredaran narkotika jenis sabu di Kota Padang. Dari hasil penyelidikan, petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku terlibat dalam penjualan sabu.

Untuk memastikan informasi tersebut, petugas kemudian menjalin komunikasi melalui media sosial dengan pelaku untuk memesan sabu. Tergiur dengan tawaran petugas, pelaku sepakat untuk menyediakan sabu dan pelaku sepakat untuk bertransaksi di Jalan Pulai, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah.

Selanjutnya petugas mendatangi lokasi untuk melakukan pengintaian. Sedangkan petugas yang menyamar menunggu kedatangan pelaku. Tak lama berselang, pelaku Yogi Armada datang dan segera bertransaksi dengan petugas yang menyamar. Saat pelaku meminta uang, polisi yang menyamar langsung menciduk pelaku.

Saat ditangkap, dari tangan pelaku petugas menemukan dua paket sabu siap edar dan satu paket ganja kering. Petugas kemudian melakukan interogasi dan ternyata sabu itu didapatkan pelaku Yogi Armada dari pelaku Muhammad Rinaldi. Petugas kekudian melakukan pengembangan ke rumah pelaku Muhammad Rinaldi yang berada di Jalan Parak Laweh Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, Lubuk Begalung.

Di rumah itu, pelaku Muhammad Rinaldi dengan mudah dibekuk. Setelah dibekuk, disaksikan oleh ketua RT dan warga setempat, petugas menggeledah seisi rumah. Alhasil, di dalam rumah tersebut petugas menemukan sabu dalam tiga paket besar. (rg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional