Menu

Dua Gedung SDN 13 Pulau Punjung Terbakar

  Dibaca : 101 kali
Dua Gedung SDN 13 Pulau Punjung Terbakar
KEBAKARAN— Dua gedung di SDN 13 Pulau Punjung ludes terbakar yang disebabkan adanya korsleting listrik. (guspira ardilah/posmetro)

DHARMASRAYA, METRO – Diduga akibat korsleting listrik, dua gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 Pulau Punjung di Jorong Simpang Pogang, Nagari IV Koto Pulau Punjung Dharmasraya ludes dilahap si jago merah, Selasa (10/9) 15.00 WIB. Untung saja, saat kebaran, kegiatan belajar mengajar telah usai dan sekolah dalam keadaan kosong.

Namun, Isak tangis puluhan siswa pecah saat mendatangi sekolahnya dan melihat bangunan tempat mereka menimba ilmu luluh lantak dilahap api. Melihat mobil Damkar menuju sekolah, ratusan warga berbondong-bondong untuk ikut membantu memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan kelas lainnya.

Babinsa Nagari IV Koto Pulau Punjung, Serda Ifra M mengatakan ia mengetahui adanya kebakaran setelah dihubungi warga yang melaporkan adanya kebakaran di SDN 13 Pulau Punjung. Saat itu juga ia bergegas datang dan melihat api semakin membesar.

“Saya ditelpon warga bahwa ada kebakaran di sekolah, saya langsung menuju ke sekolah. Kita bersama warga dan pihak kepolisian bersama-sama mengevakuasi barang-barang yang berada di sebelah gedung yang terbakar,” ujar Serda Ifra M saat ditemui POSMETRO, Selasa (10/9)

Sementara Itu, Edi Rambo (55) salah satu warga yang tinggal di komplek SDN 13 tersebut mengatakan kebakaran ini disebabkan konsleing listrik. Pasalnya, kebakaran itu terjadi disaat sekolah sudah tutup. “Yang terbakar itu dua gedung, satu ruangan kepala sekolah dan ruang TU, diduga akibat konsleting atau arus pendek listrik,” kata Edi Rambo.

Sebanyak dua unit mobil kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, yang meluluhlantakan bangunan tersebut. Berkat kesigapan Damkar, TNI, POLRI dan dibantu oleh ratusan warga, api berhasil dipadamkan satu jam kemudian.

“Alhamdulilah tidak ada korban jiwa. Sebab siswa dan guru sudah pulang,, namun saya melihat pak Babinsa Ifra tangannya terluka akibat pecahan kaca,” jelasnya

Diakui Edi Rambo, pihaknya mengetahui adanya kebakaran tersebut saat api sudah membesar. Sontak saja langkah cepat diambil masyarakat setempat untuk menghubungi Babinsa, Damkar, dan Kapolsek. dan warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.”Sebelum Damkar datang, masyarakat sudah melakukan penyiraman dengan cara manual,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Pulau Punjung, Iptu Helmi mengatakan terkait penyebab kebakaran, pihaknya belum bisa memastikannya karena masih dalam proses penyelidikan. Saat ini pihaknya sudah memintai keterangan dari saksi-saksi kebakaran yang menimbulkan kerugian ratusan juta itu.

“Kita sudah pasang garis polisi. Kita akan selidiki apa penyebabnya. Kita menghimbau agar masyarakat menjaga dan memperhatikan semua hal-hal yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Terpisah, Dandim 0310/SS, Letkol Inf. Dwi Putranto menyebutkan bahwa semua kejadian agar dapat diambil hikmahnya, dan pada peristiwa ini. jadikan pelajaran agar lebih waspada mengingat saat ini musim kemarau, dan sangat rawan terjadi kebakaran.

“Terkhusus kejadian ini, reflek seorang masyarakat sebagai saksi mata dan langsung secara spontan menghubungi anggota Babinsa Nagari IV Koto, Serda Ifra M Anggota Koramil 03/Pulau Punjung Kodim 0310/SSD, secara tersirat membuktikan bahwa adanya kedekatan yang luar biasa antara TNI dengan rakyat,” ujar Dandim 0310/SSD, Letkol Inf. Dwi Putranto. (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional