Menu

Dua Buruh Sawit Nyambi Jual Ganja

  Dibaca : 106 kali
Dua Buruh Sawit Nyambi Jual Ganja
BURUH SAWIT— Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Agam membekuk dua orang buruh sawit yang menjual narkotika jenis daun ganja kering.

AGAM,METRO – Tergiur untung besar dari menjual narkoba, dua orang buruh sawit nekat menjadi pengedar ganja hingga akhirnya berurusan dengan polisi. Dua sekawan satu jaringan ini ditangkap di dua lokasi berbeda, Jumat (15/3). Dari penangkapan, petugas menyita barang bukti berupa tujuh paket ganja kering siap edar.

Kedua pelaku berinsial M (19) warag Jorong Pasar Bawan Kenagarian Bawan tangah Kecamatan Ampek nagari dan R (23) warga Jorong lubuk alung kenagarian Bawan kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam itu tak berkutik saat dilakukan penangkapan. Kini, keduanya terpaksa mendekam di balik jeruji besi atas perbuatannya yang melanggar hukum.

Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi melalui Kasat Narkoba Iptu Desneri mengatkan penangkapan dua buruh sawit yang nyambi menjual ganja, sebagai tindak lanjut laporan masyarakat yang resah dengan kegiatan pelaku yang menjual ganja kepada semua kalangan.

“Yang kita tangkap pertama pelaku M. Informasinya pelaku sering menjual ganja kepada rekan kerjanya serta masyarakat sekitar. Merasa resah dengan aktitas pelaku M ini maka kita upayakan menggali informasi tentang keberadaan M hingga didapatkan bukti-bukti yang kuat,” kata Iptu Desneri.

Iptu Desneri menambahkan sebelum menangkap pelaku M, pihakmya mendapatkan informasi kalau pelaku sedang berjalan menuju daerah Sungai Lubuk Larangan. Saat itu juga, pihaknya langsung mendatangi lokasi, dan melihat pelaku ini sedang berjalan sendirian yang diduga baru saja menjual ganja.

“Saat itu juga kita yang mengintai di atas mobil langsung bergerak cepat dengan menggarahkan mobil kehadapan tersangka dan langsung melakukan penangkapan. Kita langsung melakukan penggeledahan tetapi tidak ditemukan daun ganja kering,” ujar Iptu Desneri.

Karena tidak menemukan ganja, Iptu Desneri menambahkan pihaknya kemudian membawa pelaku ke kediamanya dan langsung melakukan penggeledahan hingga ditemukan menemukan barang yang diduga narkotika jenis ganja sebanyak enam paket yang di bungkus plastik warna bening yang disampan disudut belakang rumah yang dimasukan kedalam alat tempa padi.

“Usai menemukan ganja, kita lakukan interogasi untuk mengungkap siapa-siapa saja rekanya yang terlibat bisnis haram. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui menjual ganja kepada pelaku berinisial R yang juga rekan kerjanya. Kita langsung bergerak melacak keberadaannya,” jelas Iptu Desneri.

Setelah dilacak, Iptu Desneri menjelaskan pelaku R diketahui berada di dalam gudang pembakaran batako Jorong Koto Gadang, Kenagarian Salareh Aia, kecamatan Palembayan. Sesampai di lokasi, pihaknya melakukan penggepungan di gudang pembakaran batu batako dan menangkap pelaku tanpa perlawanan.

“Dari tangan R ini kita berhasil mengamankan barang bukti satu paket narkotika yang g diduga jenis ganja dalam kotak rokok miliknya. Kita masih terus kembangkan kasus ini. Terhadap pelaku akan kita jerat pasal 114 Yo 111 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional