Menu

Dua Begal Berparang Ditangkap, Sempat Berencana Kabur ke Luar Kota Padang

  Dibaca : 269 kali
Dua Begal Berparang Ditangkap, Sempat Berencana Kabur ke Luar Kota Padang
BEGAL—Dua pelaku utama begal berparang yang terjadi di Jalan Kampung Nias V, Kecamatan Padang Selatan, akhirnya berhasil diamankan setelah keduanya sempat berencana kabur keluar kota Padang.

PADANG, METRO–Dua pelaku utama begal yang merampas Handphone (HP) dengan ancaman senjata tajam (sajam) jenis parang dimana aksi ini terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial (medsos), berhasil diamankan oleh tim Klewang Satreskrim Polresta Padang, Kamis (2/9) malam.

Dua pelaku berinisial AD (19) dan SPP (23) ini merupakan pelaku utama yang turun langsung dari sepeda motor mereka dan merampas HP korban sam­bil mengacungkan pa­rang sehingga membuat korbannya takut hingga merelakan HPnya dilarikan oleh pelaku.

“Melihat korban ber­jalan sendiri, SPP turun dari se­peda motornya dan meng­hampiri korbannya sambil memainkan parang guna menakuti korban. SPP ini sempat kembali ke se­peda motornya, namun pelaku AD meneriakinya untuk mengambil HP yang tengah dipegang oleh kor­ban,”ujar Kapolresta Padang, Kom­bespol Imran Amir saat jumpa pers, Ju­mat (3/9) didampingi Kasatreskrim Kompol Rico Fernanda.

Dikatakan oleh Imran, usai merampas HP korban, SPP dan AD kembali ke gerombolan mereka yang berjumlah 12 orang de­ngan 6 unit sepeda motor, dan meninggal korban de­ngan keadaan takut.

“Karena aksi mereka yang viral ini, mereka sem­pat berencana kabur ke luar kota Padang sebelum akhirnya berhasil dia­man­kan oleh tim Klewang,”kata Imran.

Awalnya, tim Klewang berhasil mengamankan 4 orang yang ikut dalam rombongan pelaku begal tersebut pada Rabu (1/9) yang lalu sebelum akhirnya dua pelaku utama menye­rahkan diri pada Kamis (2/9) malam karena 4 rekan­nya yang telah dia­mankan.

“Tiga pelaku berinisial FK (19), Y (16), dan R (17) diamankan di terminal Air Kuning Bukittinggi saat menunggu travel untuk berangkat ke kota Pekan­baru sedangkan satu pela­ku lainnya, EY (16) kabur ke daerah Surantih, Kabu­paten Pesisir Selatan na­mun menyerahkan diri pa­da Rabu malam terse­but,” sebut Imran.

Dilanjutkannya, me­nge­­tahui 4 rekannya yang telah diamankan tersebut, dua pelaku utama yaitu AD yang sempat kabur ke Pa­yakumbuh dan SPP yang berencana kabur ke kota Pekanbaru akhirnya turut menyerahkan diri ke Pol­resta Padang pada Kamis malam.

“Barang bukti yang ka­mi amankan yaitu sweter berwarna putih, dan jaket warna kuning yang masing-masing digunakan oleh dua pelaku utama saat beraksi dan sesuai dengan rekaman CCTV yang ada,”ujar Imran.

Selain itu turut diaman­kan, 3 buah senjata parang, besi bengkok menyerupai celurit, HP Realme C3 milik korban, dan 3 unit sepeda motor yang digunakan oleh pelaku saat beraksi.

“Para pelaku akan dike­nakan pasal 365 ayat 2 KUHP serta undang-un­dang RI nomor 11 tahun 2012 tentang sistem pera­dilan pidana anak mengi­ngat 3 diantara yang dia­mankan merupakan anak dibawah umur dengan an­caman hukuman diatas 12 tahun penjara,”imbuhnya.

Sebelumnya diberita­kan, empat orang yang terlibat dalam komplotan begal berparang setelah vi­deo­nya viral di media sosial merampas Hp wa­nita di Jalan Kampung Nias V, Kecamatan Padang Se­latan, beberapa waktu lalu, akhir­nya ditangkap Tim Klewang Satreskrim Kepo­lisian Resor Kota Pa­dang.

Komplotan ini ditang­kap di dua tempat berbeda pada Rabu (1/9). Tiga orang di­tang­kap di Bukittinggi, se­dangkan satu orang lagi di­tangkap di Kota Padang. Ke­empat pelaku yakni YO (16), VI (19), RE (17), dan Y (16).

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fer­nanda mengatakan, komp­lotan penjahat jalanan yang beraksi membawa senjata tajam untuk mena­kuti kor­bannya, berdomisili di Sim­pang Patai, Indarung, Ke­camatan Lubuk Kilangan.

“Para pelaku rata-rata masih remaja. Mereka te­lah dibawa ke Polresta Pa­dang untuk menjalani pe­me­riksaan,” terang Kom­pol Rico Fernanda, Kamis (2/9).

Dijelaskasn Kompol Ri­co, selain menangkap em­pat anggota komplotan pelaku begal yang aksinya viral di medsos, pihaknya juga mengamankan dua tersangka lainnya yang ikut berperan membantu aksi para pelaku dan me­rencanakan pelarian pela­ku ke Pekanbaru.

“Mereka rencananya kabur ke Pekanbaru de­ngan menaiki travel dari Bukittinggi, tapi berhasil dibekuk sebelum be­rang­kat,” katanya.

Tidak itu saja, sambung Rico, bersama ketiga rema­ja itu juga turut diamankan warga Kayu Tanam, Ka­bupaten Padangpariaman berinisial D (32) yang di­duga telah memberikan pertolongan jahat.

“Karena D diduga telah menampung ketiga pelaku saat lari dari Kota Padang, dan mengantarkannya ke Bukittinggi,” ungkapnya.

Lalu di Padang, petugas juga menangkap satu pela­ku yakni Y (16) yang ikut langs­ung dalam rombo­ngan saat melakukan aksi begal. Bersama Y juga diamankan G (18) yang mempunyai peran mem­buang sepuluh senjata ta­jam yang digunakan pela­ku ke sungai.

“Dari keterangan para pelaku diketahui bahwa komplotan yang diduga me­lakukan begal pada Ming­gu pagi terhadap seo­rang pe­rempuan sebanyak 12 orang dengan jumlah sepeda motor 6 unit,” katanya.

Sebelumnya, segerom­bolan pria memegang pa­rang yang diduga membe­gal wanita di Jalan Kam­pung Nias V, Kecamatan Padang Selatan, Kota Pa­dang terekam kamera pe­ngawas atau CCTV. Sontak saja, video begal itu viral setelah diupload ke media sosial (medsos) Instagram.

Dalam narasi posti­ngan, akun ini menyebut­kan aksi begal terjadi pada Minggu (29/8) sekitar pukul 05.35 WIB. Video itu mem­perlihatkan wanita yang menjadi korban sedang berjalan kaki. Kemudian, datang segerombolan orang dengan mengendarai sepeda motor sekitar tujuh unit.

Mereka sempat me­lam­bat saat melintas di dekat korban. Salah seo­rang pelaku yang berbon­cengan terlihat  turun dan menghampiri korban. Pria diduga begal ini meme­gang dua parang lalu men­dekati korban dan langsung menjauh sambil memain­kan parang di kedua ta­ngannya.

Setelah itu, pria terse­but kembali lagi ke arah korban untuk mengambil handphone yang dipe­gang. Korban terlihat sangat keta­kutan dan sempat mem­pertahankan handphone miliknya.

Namun datang salah seorang pelaku lainnya yang juga memegang pa­rang, sehingga handphone korban dapat diraih. Para pelaku pun langsung  ka­bur, sedang korban tampak histeris. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional