Close

DPRD Tanahdatar Gelar Paripurna Ambil Keputusan Ranperda APBD 2022, APBD 2022 Disahkan Sebesar Rp1, 2 Triliun

Bupati Tanahdatar Eka Putra menandatangani nota kesepakatan (Mou).

TANAHDATAR, METRO–Dewan Perwakilan Rak­yat Daerah (DPRD) Tanahdatar menggelar Rapat Paripurna tentang Pengambilan Keputusan DPRD terhadap Ranca­ngan Peraturan Daerah (Ranperda) Tanahdatar ten­tang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (AP­BD) tahun anggaran 2022. Sidang dipimpin Ketua DPRD Tanahdatar Rony Mulyadi didampingi Wakil Ketua DPRD Saidani, Anton Yondra, turut dihadiri Bupati Eka Putra, Forkopimda, Staf Ahli Bupati, para Asisten, kepada OPD dan undangan lainnya, Kamis (25/11) di ruang sidang DPRD Tanahdatar.

Dalam sidang disampaikan melalui juru bicara Saidani, 8 Fraksi DPRD Tanahdatar setuju Ranperda Kabupaten Tanahdatar APBD Tahun Anggaran 2022 menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Disampaikan Saidani, Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Da­erah (TAPD)  telah me­ngambil kesepakatan da­lam pembahasan bersama 24 November 2021. “Total APBD Tanahdatar tahun anggaran 2022 yang disahkan sebesar Rp­1.­212.­482.550.883, terdiri dari belanja operasi Rp934.­318.342.833 dan belanja modal Rp109.798.907.147, belanja tidak terduga Rp­19.787.442.350 dan belanja transfer Rp­148.577.­858.­553,” sampai Saidani.

Selepas itu Bupati Ta­nahdatar Eka Putra dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Banggar dan TAPD yang telah bekerja­sama dalam membahas Raperda ini sehingga di­setujui menjadi Perda hari ini.

Alhamdulillah, setelah melalui rangkaian proses pembahasan rancangan dan fraksi telah sampaikan pendapat akhirnya dan telah menyatakan setuju dan dilakukan pe­nandatangan berita acara, dan selanjutnya akan di­sampaikan ke Gubernur Sumbar,” kata Eka.

Diungkapkan Eka, AP­BD Tanahdatar tahun anggaran 2022 memprioritaskan anggaran untuk pencapaian target RPJMD 2021-2026.  “Insya Allah, Program Unggulan, Progul daerah, di antaranya penciptaan wirausaha baru melalui pelatihan berbasis kompetensi bagi angkatan kerja, program bajak gra­tis sampai fasilitasi program KAN, LKAAM, Bundo Kanduang yang dilaksanakan sesuai kemampuan keuangan daerah,” ujar Eka.

Dan di kesempatan itu, Bupati juga meminta seluruh Perangkat Daerah dan ASN di lingkungan Peme­rintah Kabupaten Tanah Datar meningkatkan profesionalisme. “Diharapkan ASN bekerja berlandaskan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menghindari perbuatan melawan hukum, me­ningkatkan inovasi serta kreatifitas mendukung pelaksanaan Visi dan Misi Tanah Datar 2021 – 2026,” kata Eka. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top