Menu

DPRD Setujui Dua Ranperda jadi Perda

  Dibaca : 311 kali
DPRD Setujui Dua Ranperda jadi Perda
Bupati Agam Indra Catri memberikan sambutan dalam Sidang Paripurna Persetujuan Dua Ranperda Menjadi Perda.

DPRD Kabupaten Agam menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diusulkan Pemkab Agam untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda). Dua Ranperda tersebut yaitu Ranperda tentang Tuntutan Ganti Kerugian Daerah dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan dan Ranperda yang ditunda yakni tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal Suara Agam Maimbau.

Persetujuan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan (MoU) bersama DPRD Agam dengan pemerintah daerah dalam sidang paripurna, Senin (14/9) di Aula Utama DPRD Agam. Sidang Paripurna pesetujuan dua Ranperda tersebut dipimpin secara langsung Ketua DPRD Agam Novi Irwan, didampingi Wakil Ketua Suharman dan dihadir Bupati Agam Indra Catri, Sekda Agam Martias Wanto, Forkopimda, Anggota Dewan, dan Kepala OPD.

Sebelum penandatanganan nota kesepakatan tersebut, tujuh Fraksi DPRD Agam menyampaikan pendapat akhir dimana ketujuh Fraksi yakni Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat Nasdem, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi PPP, dan Fraksi PBB Hanura Berkarya menyetujui dua Ranperda yakni tentang Tuntutan Ganti Kerugian Daerah dan tentang Penyelenggaraan Kearsipan.

Untuk Ranperda tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal Suara Agam Maimbau hanya disetujui Fraksi PKS saja. Sementara enam fraksi lainnya belum dapat menyetujui karena masih harus dilakukan pengkajian lebih dalam.

Beberapa fraksi juga menyebut ranperda tersebut sudah tidak lagi relevan pada kondisi sekarang mengingat teknologi sudah semakin maju sehingga masyarakat sudah tidak lagi mendengarkan radio dan mayoritas sudah beralih ke media elektronik berbasis jaringan internet.

Di sisi lain Bupati Agam Indra Catri mengatakan, untuk Ranperda tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal Suara Agam Maimbau akan dilakukan pendataan kembali. untuk Ranperda tentang Tuntutan Ganti Kerugian Daerah yang sudah disetujui katanya.

Indra Catri berharap dengan disetujui Ranperda ini dijadikan perda, diharapkan dapat dimanfaatkan untuk sektor pembangunan lainya, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Di samping itu dalam penerapan Perda ini, diperlukan komitmen yang kuat dari semua pihak agar peraturan daerah ini dapat berlaku efektif dan efisien ditengah masyarakat,” ujarnya.

Hal serupa dengan telah ditetapkan Ranperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan, Indra Catri berkeinginan, pengelolaan arsip di Kabupaten Agam tertata dengan baik dan rapi sehingga lebih mudah dalam penemuan dan penyelamatan arsip.

“Kita tahu bahwa arsip sangat diperlukan dalam perlindungan aset Pemda serta perlindungan hak-hak keperdataan rakyat. Sehingga kalau itu sudah tertata dan terkelola dengan baik tentua apapun yang akan di yang akan kita laksanakan kita sudah memiliki mekanisme yang cukup, sehingga agam terus berkembang secara kontiniu,” ungkap Indra. (pry)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional