Menu

DPRD Padang Dukung Vaksinasi untuk Peserta Didik

  Dibaca : 74 kali
DPRD Padang Dukung Vaksinasi untuk Peserta Didik
Surya Jufri

SAWAHAN, METRO–Ketua Fraksi Demokrat DPRD Padang, Surya Jufri mengung­kapkan, Pemko Padang mela­kukan kajian soal pemberian vaksin bagi peserta didik, mes­kipun itu syarat belajar tatap muka. Hal ini, agar polemik tak terjadi dan pemberian vaksin yang akan diberikan tepat sasa­ran.

“Disdik harus mematangkan perencanaan dulu serta bica­rakan dengan wali murid,” ujar Surya Jufri, Selasa (24/8).

Ia menyampaikan, jika menuai pro dan kontra pemberian vaksin ini, lebih baik ditunda dulu serta tunggu persetujuan orang­tua. Selanjutnya, Disdik harus jalin koordinasi de­ngan Dinkes Padang untuk pemberian vaksin pada anak didik. Sebab teknisnya tentu Dinkes yang melak­sanakan.

“Sinergisitas antar OPD harus dilakukan, su­pa­ya kesalahpahaman tak terjadi dan pihak yamg dirugikan tak ada,” ucap anggota Komisi II DPRD Padang ini.

Ia menyampaikan, bila vaksin Covid-19 akan di­rea­lisasikan, Pemko ha­rus sosialisasikan dahulu dan berikan edukasi pada wali murid. Agar wali murid paham dan vaksin yang diberikan terealisasi de­ngan baik.

“Kita mendukung saja pemberian vaksin bagi anak didik. Namun kadar dosisnya harus lebih ren­dah dari orang dewasa,” ucapnya.

Ia meminta penga­wa­san OPD dilapangan perlu dilakukan. Agar hal yang tak diinginkan tak terjadi dan keselamatan terjamin.

Sementara untuk pro­ses belajar tatap muka, ia menyetujui dan Prokes harus diterapkan secara ketat dan diawasi pihak sekolah.

Untuk diketahui, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumbar meminta pemerintah daerah me­wajib­kan siswa ketika me­lakukan proses pembe­la­jaran secara tatap muka (luring) dibuka kembali di sekolah, wajib telah mela­kukan vaksinasi. Namun, hal ini menurut Dinas Pen­didikan (Disdik) Kota Pa­dang masih harus berkoor­dinasi dengan Di­nas Ke­sehatan (Dinkes) dan juga keputusan Walu Kota Pa­dang.

Kepala Bidang (Kabid) Dikdas Dinas Pendidikan Kota Padang, Syafrizal Syair menyampaikan Dis­dik Padang akan meng­koor­dinasikan dengan wa­ko tentang rencana pem­berian vaksinasi Covid-19 bagi pelajar, sebagai sya­rat untuk proses pem­bela­jaran tatap muka.

“Kita musyawarahkan dahulu dengan atasan dan Dinkes Padang,” ujar Syafrizal, beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, komunikasi juga harus dilakukan de­ngan wali murid tentang pelaksanaan vaksin ini. Supaya pro dan kontra tak timbul nantinya serta program vaksin yang telah dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo terealisasi dengan baik.

“Disdik akan rangkul semua pihak terkait vaksin bagi pelajar usia 12 – 17 tahun,” ucapnya.

Mengenai mekanisme dan teknisnya, Disdik akan serahkan ke Dinas Kese­hatan Padang. Ia me­nyam­­paikan, proses be­lajar ta­tap muka waktunya belum bisa dipastikan ka­pan serta Disdik akan min­ta izin dulu kepada pim­pinan atau Wali Kota. Kemudian, perkem­bangan kasus corona juga akan ditinjau dulu.

“Jika situasi aman, PBM Tatap Muka siap digelar dan bila sebagian, pro­sesnya dibagi yakni se­tengah daring dan se­pa­roh­nya tatap muka,” pa­parnya.

Ia menyampaikan, jika semua pelajar telah di­vaksin tak tertutup ke­mung­kinan  pelaksanaan belajar tatap muka bisa cepat digelar. Pelak­sa­naan­­nya tentu menerap­kan Prokes. Agar klaster baru tak muncul dan mata rantai penebaran terputus.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Padang, Azwar Siry menyampaikan koordinasi dengan semua pihak itu memang perlu dilaksanakan agar ke­keli­ruan tak terjadi dan wali mu­rid memahami dengan baik.

“Itu hal yang wajar dila­kukan. Jika tidak maka ma­salah baru akan timbul,” ucap kader Demokrat ini.

Soal pemberian vaksin bagi pelajar, Komisi IV DPRD Padang mendukung asalkan tak salah sasaran dan dosisnya sesuai serta tak berdampak pada kese­hatan anak setelah itu. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional