Menu

DPRD Minta Pemko Evaluasi Permindo Night Market, Masukan Pedagang Permindo harus Diakomodir

  Dibaca : 501 kali
DPRD Minta Pemko Evaluasi Permindo Night Market,  Masukan Pedagang Permindo harus Diakomodir
MENIKMATI KULINER— Pengunjung di Permindo Night Market duduk di atas karpet merah sambil menikmati berbagai kuliner yang dijajakan pedagang. (ist)

SAWAHAN, METRO – DPRD Padang meminta Pemko melakukan evaluasi pelaksanaan Permindo Night Market yang telah dilaksanakan dua kali, setiap Sabtu malam. Apalagi para pedagang pertokoan di Jalan Permindo menilai, agenda tersebut tidak memberikan pengaruh berarti bagi peningkatan jual beli mereka.

Anggota DPRD Padang Helmi Moesim meminta OPD terkait, yakni Dinas Perdagangan melakukan pembenahan ataupun penyempurnaan dari Permindo Night Market. Seperti, sarana dan prasarana yang belum maksimal atau fasilitas lainnya yang perlu ditingkatkan.

“Harapan itu bisa tercapai bila dilakukan evaluasi seperti tiap bulan atau triwulan. DPRD berharap adanya evaluasi dan jangan dibiarkan begitu saja, apa yang kurang disempurnakan,” ujar Helmi, Selasa (19/11).

Helmi menambahkan, yang perlu dievaluasi seperti, pelayanan atau karakter dari pedagang yang perlu dibekali bagaimana cara bertransaksi yang baik. Atau evaluasi tidak disediakannya lahan parkir di kawasan tersebut.

Helmi menjelaskan, bila pelaksanaan Permindo Night Market yang sudah berlangsung selama dua pekan itu, belum berdampak terhadap jual beli pedagang, itu hal yang wajar. Hal inilah yang perlu disempurnakan ke depan.

Hal sama disampaikan Anggota Komisi II Yandri. Menurut Yandri, Pemko perlu memperhatikan masukan dari para pedagang pertokoan di Jalan Permindo.

“Kita ambil positif saja program yang dilaksanakan Pemko Padang. Itu kan pelaksanaannya malam hari. Bila ada pedagang yang komplain, sebab itu hal-hal yang sifatnya baru, pasti ada kelemahan. Masukan dari pedagang toko di Jalan Permindo harus diperhatikan Pemko. Tetapi program pemerintah ini kita jalankan dulu,” tukasnya.

Sebelumnya, sudah dua kali Permindo Night Market dilaksanakan di Jalan Permindo. Ribuan pengunjung datang ke iven tersebut. Sebagian besar warga mendukung iven yang diadakan setiap Sabtu malam tersebut.

Namun tidak demikian dengan para pedagang pertokoan di Permindo. Mereka menilai agenda tersebut malah merepotkan dan tidak memberikan pengaruh berarti bagi peningkatan jual beli mereka.

Ketua Kesatuan Pedagang Jalan Permindo (KPJP) Ical meminta agar Permindo Night Market ini dihentikan saja. Karena menambah repot dan tak ada pengaruh yang signifikan pada jual beli mereka.

Ia menjelaskan, Permindo Nihgt Market menimbulkan beban baru, khususnya bagi pedagang yang sekaligus tinggal di kawasan Permindo. Aktivitas keluar masuk mereka menjadi sulit. Mobil tak bisa keluar, jika hendak pergi terpaksa memakai aplikasi online.

Selain itu, jika ingin mengangkut barang, harus menyewa tukang angkut untuk sampai ke toko mereka karena mobil tak bisa lewat akibat akses jalan ditutup. Di samping itu, meski ribuan pengunjung memadati kawasan Permindo, pedagang pertokoan tetap tak berjual beli.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Endrizal berpendapat, Permindo Night Market dilanjutkan. Pasalnya, dari dua kali pelaksaan, sangat terlihat jelas jika ada ribuan pengunjung yang memadati jalan Permindo. Ia menilai mustahil jika pedagang tak berjual beli.

Berdasarkan hasil evaluasi, kata Endrizal, peningkatan jual beli pedagang makanan di sana bisa mencapai 4 kali lipat jika dibandingkan dengan kondisi biasa.

“Kan bisa dilihat langsung ada ribuan pengujung yang datang. Jika dikalkulasikan, paling rendah ada 5.000 pengunjung datang semalam itu. Apabila diambil angka 1 persen saja, maka sudah ada penambahan pembeli sebanyak 50 orang,” katanya. (uki)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional