Menu

DPRD Lahirkan 6 Ranperda Inisiatif 1 Diparipurnakan, 1 Dibahas dan 4 dalam Kajian Naskah Akademik

  Dibaca : 626 kali
DPRD Lahirkan 6 Ranperda Inisiatif 1 Diparipurnakan, 1 Dibahas dan 4 dalam Kajian Naskah Akademik
TINJAU— Rombongan Pansus pembahasan retribusi pelayanan tera ulang di UPTD Kemeterologian di Guguak Bulek, Bukittinggi.

DPRD Kota Bukittinggi seolah tak ingin kehilangan momentum baik dan produktif pada masa sidang ketiga tahun 2018 ini. Terutama dalam kaitannya dengan prosesi perumusan dan penyusunan rancangan Naskah Akademik (NA) 4 Ranperda insiatif DPRD.

Keempat ranperda dimaksud adalah Ranperda tentang Disabilitas, Kempemudaan, Pengelolaan Dana CSR dan Ranperda tentang Pengelolaan Dana Bergulir. Sedangkan dua Ranperda inisiatif dewan pertama tentang Penamaan Jalan sudah diparipurnakan dan sudah difasilitasi gubernur melalui Biro Hukum Setdaprov Sumbar. Kedua, Ranperda tentang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro, kini sedang dibahas Pansus DPRD dan Pemko Kota Bukittinggi.

Dengan dibahasnya Ranperda Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro yang baru saja dihantarkan DPRD dalam sidang paripurna DPRD Bukittinggi pada 10 Oktober lalu yang dipimpin langsung Ketua DPRD Bukittinggi Bnny Yusrial, SIP dan Wakil Ketua H Trismon SH serta Yonstrimansyah SE yang dibacakan oleh perwakilan DPRD dari Politisi Golkar Edison Khatib Basa.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa pada masa sidang pertama tahun 2018, DPRD Kota Bukittinggi telah menandatangani kerjasama dengan Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sumatera Barat dalam rangka perumusan dan penyusunan NA untuk 4 Ranperda inisiatif tersebut.

Sedangkan berkenaan dengan progres perumusan dan penyusunan NA 4 Ranperda inisiatif tersebut, Ibnu Asis selaku Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) menerangkan bahwa telah melakukan rapat dengan seluruh stakeholder terkait.

“Alhamdulillah pada masa sidang kedua atau tepatnya bulan Agustus 2018 lalu, tim perancang produk hukum daerah Kanwil Hukum dan HAM Sumbar, yang dikordinir oleh ibu Yeni Nel Ikhwan, bersama-sama Bapemperda telah melakukan rapat dengar pendapat umum dengan seluruh perwakilan stakeholder terkait di ruang sidang DPRD Kota Bukittinggi,” sebut Politisi PKS Bukittingi ini kepada wartawan baru-baru ini.

Disampaikan anggota Komisi III ini bahwa pada awal bulan Oktober 2018 ini, tim perancang produk hukum daerah tersebut telah melakukan survey lapangan dan wawancara langsung dengan perwakilan stakeholder guna memperoleh saran, masukan dan pengayaan dalam rangka perumusan dan penyusunan NA keempat ranperda inisiatif itu Dewan.

“Insha Allah pada bulan November depan, tim perancang dapat mempresentasikan hasil survey lapangan dan wawancara langsung tersebut dalam forum rapat dengar pendapat umum lanjutan, bersama-sama Bapemperda dan perwakilan stakeholder dimaksud,” tambah tokoh muda Kota Bukittinggi dengan ramah kepada awak media.

Ibnu Azis berharap, dengan adanya hasil NA dari keempat ranperda inisiatif itu akan menjadi bahan masukan penting dan sangat berharga dalam penyusunan program pembentukan perda (propemperda) tahun 2019 nanti. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional