Menu

DPRD Kunjungi Pos Pengawasan, Petugas Kekurangan Alat Pelindung Diri

  Dibaca : 477 kali
DPRD Kunjungi Pos Pengawasan, Petugas Kekurangan Alat Pelindung Diri
KUNJUNGAN— DPRD Padang melakukan kunjungan ke pos-pos pengawasan pemeriksaan di perbatasan kota, Jumat (27/3).

INDARUANG, METRO
DPRD Kota Padang melakukan kunjungan lapangan ke pos-pos pengawasan pemeriksaan yang didirikan oleh Pemko sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Padang, Jumat (27/3).

Ketua DPRD Kota Padang beserta jajaran melakukan kunjungan pertama di pos pemeriksaan kesehatan yang berada di perbatasan Kota Padang dengan Solok di jalan raya Indarung.

Di posko tersebut anggota dewan melihat kesiapan para petugas yang tergabung dalam tim Satgas Gugus Covid-19 Padang dalam melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap kendaraan yang akan memasuki Kota Padang. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan orang yang berada di dalam kendaraan tersebut.

Selain itu, DPRD Kota Padang juga memberikan bantuan perlengkapan seperti masker dan kebutuhan makanan dan minuman bagi para petugas yang bersiaga 24 jam di empat posko pemeriksaan perbatasan di Kota Padang.

Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani mengatakan kegiatan DPRD Kota Padang meninjau pos-pos pemeriksaan perbatasan adalah untuk melihat kondisi langsung dan tugas dari petugas gabungan Satgas Gugus Covid-19 Padang dalam bertugas mengantisipasi penyebaran virus Covid-19.

Ia menambahkan, pos-pos pemeriksaan yang ditempatkan oleh Pemko Padang di perbatasan-perbatasan darat Kota Padang merupakan langkah yang tepat untuk meminimalisir terjadinya penyebaran virus Covid-19.

“Kita sangat apresiasi dengan adanya pos-pos pemeriksaan kesehatan ini. Kita tahu bahwa di Sumbar dan Padang sudah ada kasus positif. Jadi perbatasan kita baik dengan Solok, Kabupaten Padangpariaman, dan Pessel harus dilakukan pengawasan ketat,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang juga melihat kondisi dari para petugas yang ada di perbatasan. Apakah kondisi mereka sehat-sehat saja atau apakah ada kebutuhan yang mereka ingin sampaikan.

“Kita tanyakan ke petugas yang berjaga, alhamdulillah mereka dalam kondisi sehat. Namun mereka meminta untuk penambahan Alat Perlindungan Diri (APD) seperti masker dan hand sanitizer,” ungkap kader Gerindra ini

Ia mengatakan, perihal kekurangan APD bagi petugas yang ada di pos-pos pemeriksaan, pihaknya akan segera mungkin menambah perlengkapan APD yang akan dipakai oleh petugas dalam pemeriksaan kesehatan masyarakat yang akan masuk ke Kota Padang.

Sementara dengan adanya penetapan status Kondisi Luar Biasa (KLB) oleh Wali Kota Padang terkait adanya pasien positif Covid-19, DPRD Kota Padang mendukung penetapan dan keputusan tersebut.

Menurutnya keputusan untuk menetapkan keputusan KLB di Kota Padang merupakan hasil dari rapat koordinasi Pemko Padang dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkompimko) Padang dengan melihat kondisi yang terjadi.

“Kami dari DPRD Kota Padang tentunya mendukung langkah dan keputusan tersebut. Saat ini yang kami pikirkan adalah bagaimana DPRD Kota Padang dan Pemko Padang bisa bersinergi mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di Kota Padang,” jelasnya.

Kepala BPBD Kota Padang, Barlius menyampaikan, Pemko Padang sejak beberapa hari terakhir telah serius dalam penanganan dan antisipasi penyebaran virus Covid-19.

Ia menambahkan, pos-pos pemeriksaan ditempatkan di 4 titik perbatasan yaitu perbatasan Padang-Solok, Padang-Padangpariaman, dan Padang-Pessel. Di masing-masing pos ditempatkan petugas gabungan yang bertugas selama 24 jam.

“Ini merupakan hari keempat dari pos-pos pemeriksaan kesehatan di perbatasan. Tujuan penempatan pos tersebut adalah untuk memastikan orang yang datang ke Kota Padang dalam kondisi sehat,” jelasnya.

Ia mengatakan, Wali Kota Padang telah menetapkan kondisi Kota Padang dengan status KLB berdasarkan ditemukannya kasus positif virus Covid-19. “Dengan penetapan status KLB tersebut, pastinya akan melakukan pengawasan lebih di pos-pos perbatasan. Kami juga meminta bantuan ke pihak kepolisian dan TNI untuk membantu dalam keamanan,” ungkap mantan Kepala SMA N 6 Padang.

Ia menyampaikan, pasca ditemukan kasus positif Covid-19 di Kota Padang, saat ini pasien warga Padang tersebut tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. M Djamil Padang. “Saat ini pasien positif tersebut tengah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS) mudah-mudahan kondisinya bisa membaik dan sembuh,” ungkapnya.

Sementara saat ini berdasarkan data Covid-19 Media Center tercatat sebanyak 2 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan untuk jumlah Pelaku Perjalanan Daerah Terjangkit (PPT) sebanyak 1.347 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 79 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 6 orang, dan pasien yang menunggu hasil pemeriksaan sebanyak 4 orang. (ade)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional